whose side are you on

whose side are you on

Wednesday, April 29, 2015

Books of Blunders ~~ Another blunder, another slap in the face, another stinky job to cover ~~


Kembali Tuan Presiden Jokowi bikin blunder yg sangat memalukan. Beliau berkata Indonesia masih punya hutang kepada IMF. Namun kemudian Om SBY meralat ucapan Jokowi tersebut, dengan memberikan pernyataan bahwa Hutang Indonesia kepada IMF sudah lunas semenjak tahun 2006. Dan dibenarkan oleh Bank Indonesia. Sebuah tamparan telak yang sangat memalukan!! Sebagai seorang Presiden, sungguh sangat memalukan bila tidak mengetahui "gambaran kasar" mengenai "Neraca Keuangan Berjalan Negara".
Sungguh kesalahan yang amat sangat tolol dan keterlaluan. Lebih parah dari blunder "I don't read what I sign"....

Ketika pertama kali gue dilibatkan Ayah gue untuk terlibat ke dalam bisnis keluarga, yang pertama kali diajarkan beliau kepada gue adalah cara mudah untuk menghapal "garis umum", neraca keuangan berjalan perusahaan. Gue harus tahu dan hapal, angka-angka kasar yang penting-penting dari neraca keuangan berjalan perusahaan. Gue harus tahu angka kasar fix cost, semacam biaya pegawai, biaya sewa, biaya bunga (artinya gue harus tau jumlah out standing hutang berjalan), dll. Gue juga sedikit banyak harus tahu variable cost, dan post-post penting lainnya.
Karena tanpa mengetahui neraca berjalan perusahaan, bagaimana mungkin gue akan tahu perkiraan pokok keuangan dan kesehatan perusahaan.
Dengan mengetahui neraca berjalan itulah, baru kita tahu "kemampuan" perusahaan untuk mengembangkan investasi. Menghitung kapitalisasi, dan merencanakan pengembangan jangka pendek, dan menengah, untuk selanjutnya melakukan proses perubahan/perbaikan kepada visi pengembangan jangka panjang.

Tanpa mengetahui posisi out standing hutang perusahaan, dan posisi pendapatan/pemasukan, bagaimana lu bisa mengatur strategi pengembangan perusahaan lu???????
Itu cuma ngomongin perusahaan, lha ini dalam kapasitas dan kelas sebuah negara sebesar Indonesia, sebagai Presiden lu tidak tahu utang negara berapa dan berapa kira-kira pemasukannya dalam tahun berjalan, gimana lu berhitung untuk menjalankan Nawa Cita-Cita setinggi langit lu ituuu gok??

Jangan-jangan Presiden kita ini tidak mudeng mengenai neraca anggaran berjalan Negara. Dan bingung raisopopo kalo ditanya, berapa kira-kira belanja tetap pegawai, berapa kira-kira perkiraan fix cost belanja negara dalam setahun, berapa total out standing hutang, post-post kementerian mana aja yang menghasilkan duit dan mana yang jeblok. Berapa kira-kira sisa duit yg ada, dan kemana aja duit itu akan diinvestasikan. Kalo Nawa Cita-Cita tak terjangkau, ingin diteruskan, duit tak cukup, kemana harus minjem. Post pendapatan mana aja yg harus digenjot, dan mana yang harus ditutup, krn ngabisin duit muluk.

Welleehh... Kalau out standing hutang negara aja kamu sebagai Presiden tidak updated, gimana mau menetapkan strategi pembangunan tuh gok? Gimana lu tau berapa banyak sisa duit yg lu punya buat pengembangan ekonomi, setelah dikurangi segala macam kewajiban? Ketahuan banget kalo gitu seh, Nawa Cita-cita tak kesampaian itu memang cuma retorika. Lhaaa wong out standing hutang Negara aja dia kagak ngerti goookkk..... Bodo banget ga seh gok?


Sunday, April 26, 2015

BOOKS OF TRAGEDY ++ MIDDLE EAST: WHEN HATRED AND GREED COLLIDE ++



Sama-sama mengaku Islam.
Mengaku menyembah Tuhan yg sama.
Memiliki Kitab yg sama. Rasulnya sama. Syahadatnya sama.
Akan tetapi, saling mengkafirkan. Saling mengklaim segala kebenaran.
Saling bunuh, dan saling perang.

Siapa yang menang? Siapa yg senang? Siapa yg diuntungkan dari segala kebodohan ini? Siapa?
Pertarungan politik ribuan tahun yg lalu. Dendam ribuan tahun lalu.
Tetap dipelihara hingga kini. Kebodohan apakah ini?
Berhentilah saling mengkafirkan. Berpikirlah.
Berhentilah menghujat para Sahabat Rasul itu seperti Setan.
Berhentilah menghujat Istri Nabi itu seperti pelacur.
Sebab mereka itu semua adalah bagian dari Mukzizat Kenabian.
Berhenti saling mengkafirkan. Berhenti mengklaim segala kebenaran.
Sebab hanya dengan itu perpecahan yang sangat bodoh ini dapat dihentikan.

Cukup segala dusta dan fitnah. Sudahi segala kebencian.
Tidakkah kamu melihat musuh-musuhmu yg sebenarnya sedang tertawa dan berpesta pora diatas lukamu?
Lelah sudah kita menangis. Hampir putus asa berdoa.
Namun bila nafsu untuk berkuasa dan hati yg hitam kelam tetap dipenuhi kebencian...
Harapan untuk bersatu itu, terasa sangat jauuuh dari pelukan...

Apakah Islam akan selamanya menjadi seperti ini?
Bukankah mereka saudaraku ya Rab? Bagaimana mungkin aku bisa membunuh mereka?
Ya Allah, kemanakah lagi kami harus berpaling?


Saturday, April 25, 2015

BOOKS OF THE 90'S ~ Nine is a charm ~



Kalau disarikan dari Alquran, maka ciri-ciri orang munafik itu adalah:

bila bicara dia dusta
bila dipercaya dia khianat
bila berjanji tak ditepati
diberi amanah dia ingkari...


Kira-kira itu mengingatkan kamu kepada siapa gok? Kwkwkwkw...
Klo gw langsung ingat sama yg suka cium-cium tangan ratu Banteng, berbaju putih kedodoran, en jidat rada lebar, sisir rambut belah pinggir. Kekekeke...

Inilah pemimpin keluaran era 80'an. Gw tidak bilang semua angkatan 80'an sama seperti itu. Tapi salah satu contoh yg sukses dr angkatan 80'an adalah beliau. Iya kan? Terimalah itchuu....
Angkatan yang gamang berdiri. Angkatan yg sepanjang hidupnya bingung mencari pijakan dan jati diri bangsa.
Angkatan yg masih kecipratan getah-getah supressi oleh era Orde Baru.
Berdiri tidak di kiri juga tidak di kenan. Di tengah tapi meleot muluk.
Angkatan yang mulai termakan issue global terorisme.
Angkatan yg terlahir di era pembangunan ekonomi...


Sementara yg ini?
Langsung menohok ke ulu hati... Gw sampai acung jempol membacanya.



Dari sebuah partai yg dibentuk oleh besutan angkatan 70'an.
Angkatan yg melahirkan peristiwa MALARI. Angkatan keras yang selalu bentrok dengan rezim Orde Baru.
Angkatan yg terang-terangan memilih berseberangan dengan OrBa. Angkatan penuh pemberontakan.
Namun angkatan yang juga terlahir di era mulai merebaknya korupsi secara besar-besaran di masa Orde Baru.

Angkatan 45, sudah berlalu masanya diwakili oleh Mbah Harto.
Angkatan 66, juga sudah berlalu, tak pernah terwakilkan, hanya ngendon jadi pejabat-pejabat di era Or-Ba. Saking lamanya Mbah Harto berkuasa. Angkatan yang menjungkalkan Orde Lama Soekarno, yang menenpatkan Soeharto ke posisi Puncak.
Angkatan yang diawalnya begitu idealis, namun ironinya pada akhirnya menjadi angkatan paling korup, dan menjadi angkatan yang menjerumuskan ekonomi Indonesia kpada krisis moneter paling parah sepanjang sejarah.

Angkatan 60'an, juga diwakili oleh Megawati dan SBY. Dan dijaman kepemimpinan Megawati, kasus BLBI juga terjadi.
Di jaman SBY coba lihat kasus-kasus korupsi besar yang terjadi. Jadi lengkap sudah isinya, angkatan 60'an adalah benar-benar angkatan paling korup dan paling rusak dalam masa sejarah Bangsa ini.

Angkatan 70'an dan 80'an, mungkin bisa dikatakan diwakili oleh Presiden kita sekarang. Presiden yang gamang dan tak konsisten, sesuai dengan keadaan saat pertumbuhan dan perkembangan pribadinya. Era yang gamang akan identitas. Malu mengaku Indonesia, dan sangat suka yang kebarat-baratan. Era kelahiran pemikir-pemikir Jaringan Iblis Liberal....

Sekian angkatan berlalu sudah, namun kelihatannya, belum mampu membangkitkan bangsa ini dari keterpurukannya.
Dan kesempatan para angkatan 90'an akan segera datang. Tak lama lagi.
Mungkin satu atau dua pemilu yg akan datang, negeri ini akan dipimpin oleh seseorang dari angkatan 90'an.

Angkatan 90'an. Angkatannya sebagian besar para Vampire dan Kunties.
Angkatan yang hanya sempat merasakan ujung Orde Baru, di masa kecilnya. Angkatan yang banyak memiliki orang tua, yang sudah tak malu-malu lagi mengaku Islam dan para ibunya sudah banyak yg berhijab.
Angkatan yg sudah mulai mengerti Konspirasi Global memujukkan Islam dengan berita penuh rekayasa tentang terorisme. Rekayasa yg menyebabkan banyak angkatan sebelumnya begitu malu untuk mengaku Islam.
Angkatan yg perempuan-perempuannya sudah tidak malu dan malah bangga untuk Berhijab.
Angkatan di mana pengusaha-pengusaha Pribumi mulai tumbuh. Angkatan yg banyak terlahir dari keluarga pengusaha. Bukan lagi dari keluarga pegawai negeri atau swasta.
Angkatan yang sudah banyak mengecap pendidikan Barat, namun tetap memegang teguh agamanya.
Angkatan yang sudah tidak minder lagi berdiri sejajar dengan para bule-bule yang dulu sering disembah-sembah manusia2 minder kelas sampah.

Angkatan yg di era pertumbuhannya menggagas konsep pribadi, pada saat TVRI bukan lagi media tunggal.
RCTI sempat berbayar iuran pakai decoder. Ingat ga gok? Jaman masih teka ato esde... Hehehe....
Ikut merasakan kejatuhan Soeharto, namun gak ngerti intrik politiknya. Masih bodo gituuu, ya kan gokkk..?? Hehe..
Angkatan yg melihat perkembangan Mas Heidi Yunus, dari mulai remaja ganteng singset, sampe menjadi om-om seperti sekarang, dan massiiihhh belum nikah-nikah juga. Lupa sama umur ya masss.... Hehehe...
Angkatan yang saat meretak abege, melihat Mbak Titi DJ, pacaran sama siaapppaaa... Nikahnya sama siaappaa... Kakakaka...
Dan satu lagi, angkatan yg melihat mimpinya berantakan, ketika Ongky Alexander bintang dalam Film "Catatan si Boy", pingsan di pengadilan gegara disidang masalah penipuan, dan terpaksa menikah dengan Tante Paula Soroinsong. Ohhh ternyataaa... Ongky catatan si Boy, hanyalah mimpi di siang bolong, tidak seindah kisah pilemnya.... Hehehe, lucuk ga sih gok??? Kekekeke

Bila kita tidak dapat berharap kepada semua angkatan yang sudah dan akan segera berakhir masa keemasannya, gwe dan seluruh Vampire dan Kunties, berdoa, semoga angkatan ini, adalah angkatan yang akan menjadi generasi pertama yang membawa bangsa ini kepada perubahan. Angkatan 90'an. Nine is a charm. Amin....



Wednesday, April 22, 2015

SANDIWARA TERHEBAT TAHUN INI == BOOKS OF STANDING OVATION, FOR THE BEST LIES AWARD ==



Komjen Budi Gunawan (BG) akhirnya dilantik menjadi Wakapolri. Anything new? Sudah bisa ditebak.

Berbulan-bulan Presiden kita dan para cicunguk sekelilingnya, bersandiwara dan bermain sinetron, ketika BG akan ditunjuk menjadi KAPOLRI.
Sudah banyak orang yg menengarai, ribut-ribut KPK dan POLRI memang direkayasa, dengan mengumpankan issue BG menjadi KAPOLRI. Tujuan utamanya sebenarnya adalah mengobok-obok KPK.
Tujuannya jelas, menutupi kasus BLBI yg juga disinyalir melibatkan Mbok Banteng dan para petinggi POLRI, dan juga agar ke depan pimpinan KPK tidak seenak jidat memperkarakan pimpinan lembaga negara terutama POLRI.

Timingnya dipilih tepat, saat peringatan KAA, dan pelantikan BG dibuat setertutup mungkin. Tak ada yg meliputnya dengan khusus.
Betapa hebatnya Presiden kita itu bersandiwara. Berpura-pura mengikuti kemauan masyarakat. Berpura-pura "berkelahi" dengan Kandang Banteng. Berbulan-bulan, bayangkan.
Ternyata ohhh ternyata....

Apalagi yg tersisa dari tuan presiden kita itu? Habis sudah harapan dan rasa percaya kita yg masih tersisa padanya. Habis. Bisssss.... Tak bersisa sudah.

Kita memang yg bodoh. Seharusnya memang tak perlu lagi berharap banyak. Setelah segala dusta yg dilakukannya selama ini. Tanpa rasa malu sedikitpun. Agaknya urat malunya sudah tak berbentuk. Pengangkatan BG menjadi WAKAPOLRI, membuktikan itu. Jadi apalagi yg dapat diharapkan?
Semua tindakannya penuh tipu daya dan pencitraan.

Bravo tuan Presiden. Anda memang jago pencitraan dan jago bersandiwara. Dengan wajah anda yang lugu tanpa dosa itu, ternyata tersembunyi kemampuan menipu dan bersandiwra.
Habis sudah KPK. Dan selamatlah para begundal BLBI itu.

Sekali lagi Bravo tuan Presiden....!!! Standing Ovation. Anda layak dapat piala Citra. Sebagai aktor terbaik perobek citra KPK dan penyelamat para bandit BLBI... Bravo...!!!
Semoga anda masih bisa tidur nyenyak tuan Presiden....


PS: Pertanyaan yg sangat mengusik bagi kita sesungguhnya adalah, apakah KMP dan seluruh anggota DPR itu sebenarnya ikut terlibat dalam sandiwara besar ini? Sandiwara politik pengkerdilan KPK, mengingat DPR memang selama ini sangat menginginkan KPK dibonzai? Entahlah. Sudah sangat susah rasanya mencari kebenaran suara hati di negeri ini....


Saturday, April 11, 2015

BOOKS OF MANAGING A NATION LIKE A CIRCUS ~ I DON'T READ WHAT I SIGN ~




Setelah pembentukan Kabinet yg melanggar janjinya tidak akan melakukan politik transaksional.
Setelah ekonomi dan nilai rupiah yg semakin terpuruk dan terjun bebas.
Setelah kasus gonjang ganjing politik perseteruan KPK dan POLRI, yg mengakibatkan "kekalahan telak" KPK.
Setelah berbagai kasus yang dilakukan para Menterinya, dari mulai mulut asal jablak "Rakyat tak jelas", sampai kasus ikut campur tangan yang sangat vulgar Menhumkam pada pertikaian internal PPP dan Golkar.
Kemudian kasus pemblokiran situs-situs Islam yg dianggap beroposisi.
Ditambah lagi kasuS "asal tanda tangan, nggak penting banget baca dulu, yang penting asal tanda tangan".

Sampai yang terakhir di Kongres Partai PDIP yang baru kemaren dan masih "hangat". Dia cuma dijadiin sekedar "pengunjung pasif", datang dan planga plongo kayak orang dungu, tambah diperjelas lagi posisinya yang "cuma petugas partai", dalam pidato politiknya setelah terpilih kembali menjadi "ratu", Megawati unjuk gigi akan posisinya sebagai Ratu dan posisi sang tuan yg cuma sekedar "petugas partai", tak perduli setinggi apa kedudukannya, posisinya masih dibawah mak Banteng. Megawati unjuk gigi dengan tegas "menggampari/menempelengi" petugas partai yg tak tau diri ini, "si krempeng" yang diwangsitkan bapaknya untuk diorbitkan, ternyata cuma jadi duri dalam daging bagi Sang Ratu...

Setelah semua kejadian itu, apalagi yang dapat gua banggakan dari dirimu tuan presiden?

Dimana hingar bingar letupan sejuta pencitraanmu yg selama ini diletupkan berbagai media?
Dimana citramu yg digembar-gemborkan sebagai Pemimpin terbaik bangsa ini? Bahkan disebut sebgai "A New Hope" oleh Majalah sekaliber TIME?
Dimana kau sembunyikan wajah aslimu tuan?
Masihkan kau punya marwah dan harga diri untuk memperlihatkan wajah aslimu yang sudah babak belur ditempelengi oleh kelakuannmu dan kelakuan orang-orang sekitarmu?

Orang-orang boleh membelamu dan berkata Pidato Politik Megawati dalam Kongres PDIP itu sesuatu yang sangat tidak pantas. Namun tuan, bukankah kita sudah mengingatkan jauh-jauh hari, bahwa hal seperti ini akan terjadi? Dukungan dan segala pencitraan yang diberikan padamu itu, yang menghabiskan tenaga begitu banyak manusia dan butuh dana trilyunan untuk menjalankannya, pasti tidak gratis! Pasti ada vested interest.
Dan sekarang para pendukung babi-buta mu mengatakan itu semua bukan salahmu?

Mungkin somewhere along the way, otak-otak para pendukung babi-butamu itu hilang kececeran di jalan.

Bagi gua yang untungnya masih punya otak, gua cuma bisa katakan, apa yang kau perlihatkan selama kepemimpinanmu ini, sama seperti yg disindirkan orang selama ini kepadamu, sebagai lakon "Petruk Dadi Prabu" di dalam kisah pewayangan. Tak punya kapasitas, namun ditiup dengan pencitraan gegap gempita berbagai media, jadilah pemimpin balon terbang....

Betapa nestapanya nasib bangsa ini, yg begitu lama berjalan tanpa nakhoda.....



Sunday, April 5, 2015

BOOKS OF LIBERTARIANS AND TASAWWUF



Seorang yg mengaku gembong Libertarian (Meski pake embel-embel Islam), yg berbicara tentang Tasawwuf, itu sama saja seperti:

- Pemimpin Cina dan Korea Utara berbicara tentang Demokrasi.
- Seorang gembrot yg jualan obat pelangsing, atau
- Seorang cebol yg jualan alat peninggi badan.

And all the fingers, pointing right back to your nose. :-j:-j:-j


BOOKS OF "TASAWWUF" == WALK THE TALK AND A STORY OF SUGAR LIPS ==



Beberrapa hari yg lalu gw sempet baca di twitland, seorang "Panglima" JIL (Jaringan Iblis Liberal), menuliskan mengenai perbandingan Tasawwuf dalam Islam dengan ajaran agama Tao. Beliau ini mengambil buku karangan Toshihiko Izutsu "Sufism and Taoism" sebagai referensi. Terpukau sekali kiranya Panglima Perang JIL ini dengan buku tersebut. Sampai perlu menurunkan sebuah epos mengenai hal tersebut (Tasawwuf Islam dan Taoisme) di Twitlend. Heroic sekali. Berbuncah-buncah. Meledak meletup bertalu-talu..kekekeke...

Dalam kultwitnya tersebut, dengan gagah berani penuh dengan cita-cita tinggi segenap jiwa, gembong Islam Liberal itu menuliskan begini: "Solusi bagi dunia Islam skg ini bukan khilafah, tapi tasawwuf. Titik."
Membaca seluruh kultwit beliau tersebut, gw sampai planga-plongo gw ileran dan berkerut kening. Apa pasal temanz? Bwegini cweritanya....

Gw nggak akan mengupas masalah Tasawwuf, Taoisme, atau khilafah secara detail di sini. Entar jadi panjang ceritanya. Gw cuma pengen menyoroti masalah Islam Liberal itu sendiri, dan posisinya terhadap Tasawwuf dan Islam itu sendiri. Biar nggak muter-muter. Sebab gw males muter-muter kayak para gembluk JILers itu yg senangnya muterrrr kayak komedi puter...

Kalau lu orang yang sangat mendewa-dewakan bahasa "intelek" yang sangat digemari para JILers, semacam statusisasi karena disebabkan progresivisasi yang berkonsipasi kemakmuran, mempertakut menjadikan labilisasi ekonomisasi dan reboisisasi, maka coba deh lu buka-buka kamus atau googling internet, maka lu akan menemukan arti kata "Liberal" itu adalah segala hal yang "positif". Karena memang Liberalisme itu adalah dewa bagi kaum Barat. Yang mengagungkan "kebebasan" dalam segala hal. Dan itu jugalah yang digunakan JIL, membungkus Liberalisme dalam Islam untuk menjadi jualannya.
Liberal itu, Open minded. Berfikiran terbuka. Tidak cupat. Menerima segala pemikiran baru. Termasuk terbuka dalam mendefinisi ulang ajaran Islam.

Dalam Islam itu hanya dikenal tiga Golongan. Coba buka Alquran. Dalam Alquran, hanya ada tiga golongan manusia dalam Islam. Muslim, Kafir, dan Munafik. Tapi karena Liberal, bertentangan dengan segala (yg katanya) "ortodox" dan "konservatif", "meredefine" ajaran islam, tidak ada Kafir dan munafik. Yang ada hanya Muslim dan Non Muslim. Eufemisme semaput muntah darah. "Redefine Islam", dengan ajaran statusisasi liberalisasi reboisasi mencretisasi.

Seumur gini gw, belum pernah gw baca ada istilah Non Muslim di Alquran. Kafir dan Munafik itu Alquran sendiri yg mendefinisikannya. Dan "Non Muslim" itu, entah eufemisme dari daratan mana itu berasal.

Kembali ke masalah Tasawwuf tadi. Coba deh lu baca-baca buku Tasawwuf. Baca kitsah-kisah para Sufi. Sufi, orang-orang yang menjalankan dan melaksanakan tasawwuf sebagai pegangan dalam keseharian hidupnya. Orang-orang yg beribadah dan berkontemplasi dalam mencapai magfirah tertinggi, sudah pasti akan menjadi orang-orang yang zuhud dan tawadhu. Orang-orang yang selalu berusaha menjaga hatinya hanya diisi oleh cinta pada Sang Khalik semata. Allah. Coba deh baca buku-buku tentang Tasawwuf.

Jadi gw bingung, bagaimana seorang yang mengaku Liberal, yang mendewakan segala "kebebasan", mampu menjalani Tasawwuf. Menjadi seorang sufi, yg zuhud dan tawadhu, yang dengan ikhlas melepaskan "segala kebebasannya", karena sang sufi tahu, kebebasan itu hanya milik Allah. Dirinya sebagai hamba Allah bukan siapa-siapa. Tak memiliki hak apapun. Bahkan hak terhadap dirinya sendiripun seorang Sufi percaya, dia tak memilikinya. Dirinya milik Allah. Jadi dia tak berhak mentattoo dirinya. Tak berhak melobangi (piercing) kupingnya. Tak berhak menggunakan dirinya sekehendak hasratnya. Semua sikap dan perlakuannya hanya untuk SANG PEMILIK. Segala yang dimilikinya, bahkan dirinya, hanya milik Allah semata.

Coba katakan hal itu pada seseorang yg mengaku seorang Liberalis. Jangan piercing kupingmu. Jangan bertattoo. Jangan pamerkan auratmu pada khalayak. Jangan senggama sembarangan. Sebab dirimu itu milik Allah. Jadi kamu tak punya hak apapun atas dirimu. Coba deh kamu ngomong gitu kepada seorang yg mengaku liberal. Kalo nggak ditimpuk pake terompah elu sampe kelaut. Emang sappaaa loooo katanya pasteehh...
Jadi bagaimana mungkin seorang yang mengaku-ngaku Islam, dan kerjanya menggadang gadang Liberalisme sebagai jualannya, dengan penuh heroik muntah darah bilang: Solusi buat dunia Islam adalah Tasawwuf. Titik!!

Helllloowww...??? Am I hearing something? Or I am just broadday light dreaming????

Mari coba kita bandingkan jualan para pahlawan penggadang Liberalis itu, dengan apa yang dilakukan para Sufi. Elu-elu pasti pernah dengar nama Rabi'ah Al Adawiyah, salah seorang sufi wanita paling termasyhur. Dalam kisah para Sufi, ada banyak dikenal berbagai anekdot/sindiran lucu dari para Sufi mengenai jawaban mereka kepada penghujat-penghujat mereka. Semacam anekdot-anekdot Abu Nawas atau Nasaruddin Hoja. Dua orang Sufi yg paling terkenal sindiran-sindiran lucunya. Sama seperti halnya dengan mereka, Rabi'ah Al Adawiyah juga memiliki anekdot bagi para pencelanya.

Ketika para lelaki yang sok merasa hebat, menyindir Rabi'ah Al Adawiyah, karena ketekunannya beribadah, sampai tidak menikah, sementara dia hanya seorang wanita, yang seberapa tinggi pun ibadahnya, tidak akan mungkin menjadi imam, tidak akan mungkin menjadi Khalifah, tidak akan mungkin menjadi Nabi, Rabi'ah menjawab: Menjadi Imam, Khalifah, dan Nabi itu memang menjadi bagiannya lelaki, namun menjadi bagian para lelaki pula menjadi banci, bertingkah laku seperti wanita, atau berdandan seperti wanita.
Menjadi Imam, Khalifah, dan Nabi itu memang bagiannya lelaki, namun menjadi bagi sebahagian lelaki pula mencampur yg bathil dan yg hak, mencampur aduk ayat-ayat dalam Alquran pada saat mereka berceramah di mimbar Mesjid.
Sementara melahirkan para Nabi, Para Khalifah, para Suhada, adalah menjadi hak dan bahagian wanita.

Mari bandingkan dengan anekdot para Jaringan Iblis Liberal:
- Wanita boleh jadi Imam dan ceramah Jum'at.
- Menjadi LGBT dan berhubungan sesama jenis itu tidak haram.
- Boleh menafsir ulang Islam. Tafsir Alquran boleh siapa saja melakukan. Sesuka hati.
- Alquran itu sebagian isinya dongeng.
- Hijab itu tidak wajib.
- Miras/Khamar itu kalo tidak mabok, tidak haram.
- Judi itu tidak haram.
- Lokalisasi itu tidak haram.
- Nikah beda agama itu diperbolehkan.
- Tidak ada Murtad, dan tidak ada Kafir, yg ada hanya Muslim dan Non Muslim.
- Dan masih banyaakkkk lagi yg lainnya...

Nah terus lu sebagai penggadang paham Liberalis (walau pake embel-embel Islam), dengan penuh heroisme muntah sampe menceret berapi-api, bilang: "Solusi bagi dunia Islam skg ini bukan khilafah, tapi tasawwuf. Titik."

Binguuunnggg kaannn jadinya guveee masbraaayyy.... Coba dimana ketemunya tuh Tasawwuf dengan Liberalist?

Gw kenal beberapa orang yg memang memiliki visi bahwa solusi untuk kemandekan dunia Islam adalah Khilafah. Terlepas dari masalah gw setuju atau tidak dengan visi mereka tersebut, itu adalah hal lain. Tapi mereka menyuarakan itu, dan memperjuangkan visi mereka itu. Berjuang "menjual" visi mereka, sesuai dengan apa yang mereka lakukan. Walk the talk. Ucapan sesuai tindakan. Tidak munafik.

Lha ini... Banci Liberalis kondean, bicara Tasawwuf sebagai visi, tapi jualannya jjjaaauuhhhh dari sifat-sifat dan tindakan para Sufi.... Lha itu apa dong namanya masbrok??? Bingungkan?"T

Mungkin yg dimaksud "Tasawwuf Liberal" Kali ya brok? Soalnya Islamnya juga kan Islam Liberal, jadi Tasawwufnya juga Liberal. Sufinya minumannya cognac, bourbon, dan champagne. Kerjaan si Sufi Liberal, jalan-jalan ke Las Vegas ngabisin duit hasil bergigolo ria, hedon habis kumpul kebo dengan Artis Hollywood. Terus bosan jadi lakik, tukar kelamin ke Bangkok jadi Sufi Liberal wanita, kemudian menikah dengan Homo super Macho dari New York. Sufi Liberalis. Itu kali maksudnya ya brok?

Atau barangkali maksudnya mau menggadang-gadang syncretisme Islam dan Taoisme? Tentang semua agama sama dan benar? Jadi pake ilmu cocokomologisasi reboisasi, sufi itu sama dengan kontempelasi ala Taoisme?
Atau barangkali mau pamer kalo baru baca buku karangan Toshihiko Izutsu itu? Entahhlahyaawww...

Kalau kata Sufi yg bener itu: Gw tidak bisa menjadi apapun, selain yang diizinkan Allah.
Sementara kalau kata "Sufi setengah jadi Liberalis" kyk diri gw begono: I can be what I want to, and all I need is to get my boogie down.... Kwekwkekwkekwkw....

Yang jelas, dalam Alquran itu ada HANYA tiga golongan manusia. Muslim, Kafir, atau Munafik....
Kira-kira gemmbong JIL yang sangat heroik muntah menceret bilang solusi bagi dunia Islam itu Tasawwuf bukan Khilafah, kira-kira masuk kategori golongan yang mana ya temanzz??? Bingung guvehhh......



Tuesday, March 31, 2015

WHY?? A THOUSAND UNANSWERED QUESTIONS...RAISE THE FLAG, AND TAKBEER... ALLAHU AKBAR!!!



Mungkin inilah cara Allah, untuk menunjukkan pada ummat Islam Indonesia, siapa teman sesungguhnya. Agar Islam Indonesia bisa bersatu untuk kelak mengangkat martabat Bangsa ini.
Jangan mengharapkan mereka untuk mengangkat bendera Jihad. Sebab mereka sesungguhnya tak senang Islam itu menjadi maju.

Dalam Islam itu hanya dikenal tiga golongan. Muslim, Kafir, dan Kaum Munafik. Tidak ada golongan abu-abu di antaranya. Islam itu agama terang benderang, tanpa pelesetan dan eufemisme. Katakan Muslim itu Muslim. Kafir itu Kafir. Dan Munafik itu Munafik!!
Dan Ummat Islam itu harus tahu siapa sebenar-benarnya musuh. Jangan saling bunuh sesama islam, sementara musuh sebenarnya menyebar ranjau dan fitnah dimana-mana.

Sudah terbukakah matamu sahabatku? Golongan apa sebenarnya yang kau pilih menjadi pemimpinmu?
Sudah terbukakah mata kasat dan bathin mu sahabatku.
Apa yang kau harapkan dari pemimpin yang membenci Islam hingga ke tulang sumsum?
Yang menjadikan islam cuma sekedar pencitraan politik?



Sementara media-media komunis, liberalis, dan penuh syahwat yang menjejali pikiran anak-anakmu dengan ajaran-ajaran menyesatkan bebas merdeka merusak sukma, media-media dakwah itu justru dipreteli dan dibungkam. Apa salah Islam di negeri ini hingga kamu semua sangat takut padanya?
Mereka bilang Islam itu teroris. Siapa sebenarnya yang teroris? Yang membungkam dan menginjak-injak suara Islam, yang meneror Islam dengan segala cara dan fitnah.
Pernahkah kau mendengar kisah perjalanan hidup Sang Rasul? Pernahkah? Atau kau sedemikian bencinya pada Islam, sehingga manusia mulia, lembut hati, penuh kasih yang menjadi contoh paling utama bagi Islam itu pun kau anggap teroris?
Tuduhan radikal apa yang kau timpakan pada Islam, sementara sahabat-sahabat seimanmu dibantai di Palestina, di Mesir, di Suriah, di Iran, Irak, Lybia, dan di sepanjang zazirah Arab. Dan kau tetap melemparkan cap teroris dan radikal itu pada Islam.
Bila Islam itu keras, mereka belajar dari para pembunuh dan pembantai ummat islam itu. Dan gelar apa yang kau berikan kepada para pembantai dan penginvasi negara-negara Timur Tengah itu kawan? Gelar apa yang kau berikan pada mereka? Kenapa justru kamu menyembah mereka? Kenapa segala kesalahan kau timpakan pada Islam?

Sekarang saya ingin tanya pada Ustadz E-ep Syaifulloh Fatah, inikah rezim yang dulu kau bela mati-matian, yang kau katakan akan lebih Islam dari islam. Inikah Ustadz?
Beginikah caranya menutup ketidak mampuan memimpin negara, menimpakan segala kesalahan pada Islam? Begitukah pemimpin yang pantas jadi panutan dan diberi amanah?
Tak perlu menjawab Ustadz. Kelak engkau harus menjawabnya langsung kepada Allah!

Mungkin inilah cara Allah, untuk membuat ummat negeri ini dapat bersatu. Menemukan musuh sebenar-benarnya Islam. Sudahi perpecahan antar ummat!!! Musuh-musuhmu sesungguhnya sedang berpesta pora diatas perpecahan Islam. Bersatulah hey Ummat!!!
Sudah saatnya mengibarkan bendera JIHAD FISABILLILAH....

"Walau seribu pujangga, bersyair cinta. Tak mungkin melawan SabdaNYA.
Jangan lagi bertanya, yang Esa ada, semua kan berputar... Sepanjang Cakrawala Raya...
Bila kau terbaring terluka dalam Jihad ini, merasa hampir putus asa, ingatlah selalu akan JANJINYA..."



Saturday, March 21, 2015

BUKU TENTANG REZIM PENUH DUSTA == OUT OF REACH, BAGAI MENGGAPAI MIMPI DI ATAS ANGIN



Semakin banyak orang2 punya nalar dan hati nurani, yang dulu begitu semangat mendukung, menjual citramu, menggadang-gadang namamu, seakan dirimu tak punya cacat, kini terbuka matanya, menyesali dan berbalik menuntut janji-janji palsumu. Yang kini semakin tak tergapai. Out of reach.

Kini pertahanan terakhirmu hanya media-media liberalis itu. Yang dulu menjadi bagian pendukung utamamu. Media-media yang dikangkangi kamu kapitalis, yang modalnya hasil dari menjarah harta anak negeri. Dan sedihnya, orang sudah semakin tak percaya pada media-media penuh tipu muslihat itu. Media-media yang berandil sangat besar membesarkan namamu yang konon kabarnya tanpa cacat itu. Sama seperti dirimu yang penuh dusta. Menipu dan menyihir para pengekormu yang lebih mementingkan citramu tetap terselamatkan, daripada menyelamatkan bangsa ini.
Karena bila mereka berani mengakui kamu adalah pemimpin yang salah, itu sama saja melempar "tokay" kemuka sendiri.

Sekarang semuanya makin tak tergapai. Out of Reach. Mimpi-mimpi busuk yang engkau tawarkan, yang kau beri nama indah "NawaCita", dipelesetkan menjadi "NyawaCina", karena memang tak satupun akan menjadi kenyataan. Selain kenyataan para kapitalis Cina itu yang mendukung dirimu mati-matian. Dan akan tetap mendaptkan "jatah konsesi ekonomi" paling besar dari rezim yang kau pimpin. Sekedar membalas budi jasa mereka yang sudah menggelontorkan dana trilyunan Rupiah, dengan segala cara menggoalkan dirimu menjadi Presiden bangsa ini.

Sebab melihat lagak langgam kepemimpinanmu, yang baru seumur jagung, namun sudah membawa hiruk pikuk hingar bingar politik dan ekonomi yang teramat parah, kasar dan tak berarah.
Perseteruan KPK dan POLRI, yang begitu kentara sangat direkayasa. Dan pada akhirnya membuka mata kami bahwa itu cuma sekedar dagelan politik yang dibuat Rezim pimpinanmu, untuk membonzai dan mengangkangi KPK. Demi penyelamatan kasus BLBI yang melibatkan kong-kali-kong para "Kapitalis "NyawaCina" beserta sang Ratu yang mendapuk dirimu jadi pemimpin, serta kolaborasi para Jenderal POLRI, yang menurutkan rumor "secara samar-samar" dipergunakan Ratumu untuk jadi tempat penitipan dana-dana siluman BLBI itu. Dan semakin jelas betapa kerdilnya dirimu cuma sekedar bemper dan alat partai untuk menutup-nutupi kasus pencurian paling parah sepanjang sejarah negeri ini, Bahkan lebih parah dari pencurian yang dilakukan di Era rezim Soeharto, dengan menghantam KPK dengan dagelan politik Cicak Vs Buaya versi dua yang lalu.
Dan perseteruan tipu-tipu BG, BW, AS, itu sekarang mulai terlihat hilang diterbangkan mimpi indah "NyawaCina" mu itu. Out of Reach. Mimpi tak tergapai. Lupakan mimpi indah pemberantasan korupsi.

Ekonomi yang kian suram, Rupiah anjlok membahana, harga-haraga kebutuhan pokok yang melambung, Listrik, Gas, BBM, semuanyaaa.... Out of reach. Mimpi indah tak tergapai.
Pembusukan dan pecah belah Parta Politik. Politik sirkus dari para pendukungmu. Serba membingungkan dan menunjukkan kepanikanmu sebagai pemimpin yang tak punya visi. Out of Reach. Mimpi indah yang tergadaikan. Terlalu berat kebohongan pencitraan yg telah disematkan kepadamu oleh para pendukungmu itu. Dan kini kau kebingungan sendiri memenuhi janji-janji palsumu. Kemampuanmu sebagai pemimpin yang diharapkan menjadi kedodoran. Sebab kenyataanlah yang akan terlihat. Pencitraanmu itu terlalu ketinggian. Lebay kalo kata teman-teman gua. Ketinggian dan lebay.




Kesabaran ada batasnya tuan. Boleh jadi Kabinet yang kau pimpin kau beri nama Kabinet Kerja.
Tapi kerja apa yang sudah kau lakukan Tuan?
Kerja mengambrukkan harga Rupiah? Melambungkan harga-harga?
Kerja mengadu domba Partai Politik? Kerja menutup-nutupi BLBI dengan memporak-porandakan KPK?
Kerja melakukan ribut politik untuk menutup-nutupi segala kebijaksanaan tipu-tipu dan menutupi janji manis yang tak tergapai? Kerja Out Of Reach? Menggadang mimpi-mimpi NyawaCina dan Tridogolsaktimandraguna? Dibantu segala media kapitalis sokongan NyawaCina itu?
Owhhh c'mon mistahhh... Rakyat itu tidak bodoh. Ekonomi makin morat-marit. Bekerjalah yang benar.
Jangan bisanya cuma pencitraan bersepeda setiap car free day. Kerja mistahh... kerja...!

Dan kini mahasiswa-mahasiswa mulai turun ke jalan. Karena para muda idealis itu, sudah semakin muak dengan segala dusta dan janji-janji palsumu. Dan para kapitalis penyokong dirimu menjadi pemimpin bemper itu, sekuat tenaga mengkerdilkan usaha mahasiswa itu. Mereka semakin sadar, segalanya menjadi tambah runyam dan Out of reach. Semakin jelas saja dusta-dustamu. Yang kau tawarkan hanya MIMPI KOSONG NyawaCina. Out of reach. Mimpi tak tergapai.....
SIAPAKAH YG BENAR KAU CINTA TUAN? RATUMU? NYAWACINAMU? ATAUKAH RAKYATMU? I REALLY WONDER....


Knew the signs, wasn't right
I was stupid for a while
Swept away by you, and now I feel like a fool,
So confused, my heart's bruised
Was I ever loved by you?


Out of reach, too far
I never had your heart
Out of reach,....
Couldn't see, we were never Meant to be

Catch myself from despair
I could drown if I stay here

Keeping busy everyday
I know I will be OK

But I was... So confused
My heart's bruised
Was I ever loved by you?


So much hurt, so much pain
Takes a while to regain
What is lost inside
And I hope that in time
You'll be out of my mind
And I'll be over you

But now I'm....
So confused, my heart's bruised
Was I ever loved by you?


Out of reach, too far
I never had your heart
Out of reach, couldn't see
We were never meant to be

Out of reach, too far....
You never gave your heart
In my reach, I can see
There's a life out there
For me.....




Friday, March 6, 2015

ARE WE FOR REAL? SERIOUSLY BROTHER, ARE WE....??


Duh Gusti, mesti gimana lagi memperbaiki negara ini? Semua sudah putus urat malunya.
Preman tengkar sana tengkar seni, tereak sana tereak sini, tuduh sana tuduh sini.
Pencuri sibuk rapat sana rapat sini, tipu sana tipu sini, jebret sana jebret sini.
Kepala Kampung sibuk citra sana citra sini, blusuk sana blusuk sini...

Bingung Gusti. Semua bau mulut. Bau mulut dimana-mana...
Rupiah anjlok, rakyat tereak-tereak, segala macam mahal, ekonomi mangkrak, kemiskinan nambah menganga...
Mereka sibuk tengkar saling tereak bau mulut!!

APA KABAR TUH BLBI, CENTURY, HAMBALANG, NAZARUDDIN DAN FATHANAH???

Para koruptor berjejer menghindar melalui prapradilan.
Kebusukan dan kecurangan Pemilu, diusahakan dihilangkan dengan mendorong BG ke kejaksaan..

Ribut bau mulut, ratu lebay Saharani nongol di Bareskrim... Sementara yang seharusnya jadi tertuduh "Hantu" Feriyani Liem malah teteeeuupp jadi Hantu, tidak pernah sekali pun nongol di media. Tapi yg diributin malah Ratu Lebay Saharani. Yg paling parah salahnya itu Hantu Feriyani Liem, lah kok yg ribut bau mulut digadang-gadang malah tante Saharani yg ribut bau mulut soal kapan nikah dan bulu mata... POLRI maunya apa seh??? Kurang kerja bener.
Bau mulut dimana-mana...

Urusan Samad memalsukan dokumen itu cuma kelas ecek-ecek, tak ada pula kerugian negara. Kok malah Saharani yg ribut bau mulut? Lha... si hantu Feriyani Liem kemana buwwookk...??? Kok kagak pernah nongol mbahhh???
BG malah diselamatkan Kepala Kampung pencitraan, dengan cara "halus bin mulus" ngobok-ngobok KPK... Biar kecurangan Pemilu bisa terselamatkan.... Ribut bau mulut. Gigi-gigi pada tonggos...

APA KABAR TUH BLBI, CENTURY, HAMBALANG, NAZARUDDIN DAN FATHANAH???
APA KABAR TUH REKENING GENDUT PARA JENDERAL..???

Duh gusti kesalahan apa kita milih kepala kampung dan Camat??
Indonesia dan Jakarta malah jadi tambah amburadul begini...

Kepala kampung ribut bandang bareng Preman dan Pencuri... Ngurusin Labora Sitorus dan Budi Gunawan aja tak becus.

APA KABAR TUH BLBI, CENTURY, HAMBALANG, NAZARUDDIN DAN FATHANAH???
APA KABAR TUH REKENING GENDUT PARA JENDERAL..???

Ribut bau mulut aja lu semua. Pikirin tuh Rakyat. Pikirin tuh KPK yang akan habis kejayaannya sebentar lagi.
Pikirin tuh, akan tercatat disejarah, jaman Kepala Kampung sekarang memberikan jalan tol dan kesempatan besar pada semua penjahat dan koruptor kelas kakap buat menutup penyidikan KPK, melalui Prapradilan..

Buat Koruptor, bila korupsi 6 Milyard, bagi 2 Milyar buat Hakim Praperadilan. Dijamin anda bebas dari KPK.
Semakin besar korupsi anda, akan semakin cemerlang kesempatan anda untuk bebas. Elu semua percaya hakim-hakim praperadilan itu Malaikat semua yg tdk doyan duit?
Taruhan dehhh... Koruptor yang jadi terdakwa di KPK ke depan pasti akan semakin sedikit soalnya bisa dibebaskan di praperadilan. KPK yg hampir manyun ini malah didiamkan... Soalnya KPK itu musuhnya dimana-mana... Semua pengen KPK cacat mental seumur hidup. Malah kalo bisa diamputasi secepatnya. Lalu dikuburkan.

Sementara Preman, Kepala Kampung, Pencuri-pencuri, pada ribut tengkar bau mulut... Memuakkaannn buwookk..!!!

APA KABAR TUH BLBI, CENTURY, HAMBALANG, NAZARUDDIN DAN FATHANAH???
APA KABAR TUH REKENING GENDUT PARA JENDERAL..???

Kalo lu semua belum bisa mengurai korupsi massal BLBI yg berbau babi itu, lebih baik lu tutup mulut. Jngan sok jadi orang suci. Bauk tauukk... Bauk mulut buwok!!!
Duh Gusti, hanya Engkau yg membuat guwe tidak sampe putus asa melihat ribut bau mulut yg terjadi di depan mata...



Tuesday, February 24, 2015

BOOKS OF PROMISES ~ THE TRUE JOURNEY OF LIFE ~





Alquran itu adalah janji. Janji Allah kepada seluruh semesta. Bukan hanya pada ummat manusia. Bukan hanya pada ummat Islam. Namun JANJI itu diucapkanNYA pada seluruh semesta. Darimana semesta ini beserta seluruh isinya bermula, dan kemana semesta dan seluruh isinya ini akan berakhir.
Semua tertuang dalam Alquran. Itulah Janji Maha Suci Sang Maha Hidup. Janji tersuci Allah.
Alquran itu mengajarkan cara terbaik menjalankan hidup bagi semesta dan isinya. Memberikan tauladan para Rasul, Nabi, Auliya, dan Suhada.

Jadi bila kamu mengaku beragama Islam, namun kamu merasa hidup kamu tidak bahagia, maka cepat-cepatlah introspeksi. PASTI ADA YANG SALAH DALAM CARA KAMU BERAGAMA/BERIBADAH. Sebab Allah itu Maha Menepati Janji. Jadi bila kamu menurutkan janji yg diucapkanNYA, semestinya kamu akan selalu berada dalam kebahagiaan. SELALU. Dan itu satu keniscayaan.

Cukup jalankan apa yang wajib, dan jauhi apa yang diharamkanNya. Cukup itu saja. Insya Allah hidup kamu akan bergelimang kebahagiaan.
Apalagi jika kamu mampu menjalankan yang wajib, sunnah, dan mustahajab, menjauhi yang Haram, Subhat, dan Makruh... buuwwyyhhh....
Apalagi jika kamu mampu mengikuti tauladan Yang Mulia Rasul... Masya Allah.....

Tantangan untuk hidup bahagia itu adalah, untuk menepis anggapan kebahagiaan itu adalah pencapaian materi.
Kita hidup di alam materi. Dan dikaruniakan Indra yang selalu dan setiap saat kita gunakan, yang hanya dapat "merasakan" materi. Sehingga kita lupa, kita memiliki Ruh dan qalbu. Kita terjebak pada pendewaan indrawi. Yang pada akhirnya mendewakan materi, karena indra kita hanya bisa "berkomunikasi" dengan materi. Akhirnya kita terjebak pada ilusi, hanya materilah yang dapat menjadikan kita bahagia. Ilusi permanen yang kita ciptakan sendiri pada akal. Yang menjadikan Ruh kita "mati suri", dan qalbu kita "hibernate/tertidur abadi".

Dan sulitnya, berbeda dengan pengalaman materialistik, yang bisa kamu ceritakan dan bagikan rasa dan nikmatnya, pengalaman bataniah, yang memberdayakan Ruh dan Qalbu/hati itu, tidak dapat kamu ceritakan dan bagikan kepada siapapun. Kamu hanya bisa "mengajarkan cara untuk mencapainya".
Kalau Kamu ingin menjelaskan enaknya kopi cokelat, berikan orang kopi cokelat. Selesai.
Kamu ingin menjelaskan rasa es kopyor, berikan dia es Kopyor. Selesai.

Namun cobalah jelaskan nikmatnya berkasih dengan Maha Pencipta saat-saat Qiyamul Lail yg kamu dirikan. Cobalah jelaskan nikmatnya berbuka ketika Adzan Magrib berkumandang. Cobalah jelaskan perihnya hati ketika melaksanakan Tawaf Wada/Perpisahan di saat berhaji. Cobalah.
Sejuta profesor dan guru besar tidak akan mampu menjelaskannya.

Ketika rahasia-rahasia hidup dibukakan Allah kepadamu. Ketika Ruh mu sudah terbangun, dan Qalbu/hati mu menyala dengan CahayaNYA, dunia dan segenap isinya akan menjadi tak berarti bagimu.
Namun untuk mencapai taraf auliya seperti itu, akan dibutuhkan kesabaran dan keistiqamahan yang tak terbagi. Semua orang bisa mencapainya. Namun dengan bekal kekuatan kesabaran dan istiqamah tak tertawar.

Lihatlah para Sahabat, para Imam, para Wali, para Auliya itu....
Mengapa orang-orang mulia yang sanggup untuk hidup bergelimang kemewahan dalam kubangan materialisme itu lebih memilih untuk hidup "biasa-biasa" saja dalam batas penglihatan indrawi kita yang kasat mata? Padahal cukup sekali berdoa saja, meminta pemenuhan materi, doa mereka pasti segera diijabah Allah. Namun mereka justru lebih memilih hidup "apa adanya". Mengapa? Itu karena indra kasat mata kita memang menipu. Dan tak mungkin menilai hal-hal yang metafisik.
Melalui penelitian "kasat indra" kita, yg bisa kita cermati hanyalah kehidupan mereka yg "biasa-biasa" saja, namun di balik kehidupan mereka yang terlihat "biasa-biasa" itu, tersimpan sebuah ruh, sebuah hati, yang sudah menemukan "semesta". Sudah menemukan "Sang Pemilik Materi". Bumi ini dibandingkan Matahari saja sudah tak ada artinya. Apalagi dibandingkan semesta. Apalagi dibandingkan Pencipta Semesta itu.

Jadi kawan, bila kamu merasa hidup kamu selalu dirundung duka nestapa, galaw tak berkesudahan, gelisah cemas berkepanjangan, tak pernah merasa cukup, tak pernah bahagia, dan kamu mengaku beragama Islam. PERCAYA DEH, PASTI ADA YANG SALAH DALAM CARA KAMU MENJALANKAN AGAMUMU.
PERCAYA DEH!! Mari coba mulai berbenah diri. Karena Allah itu Maha Menepati Janji!!





Sunday, February 15, 2015

WHERE ARE WE GOIN' FROM HERE? THE ULTIMATE ANSWER MY DEAR.....



Lagi Tedjo ya sayang? Jawabnya jelas ta? Labuhkan segala rasa kecewa, amarah, sedih, dan ketedjoanmu hanya padaNYA.
Tempat segala-galanya berhenti menjadi titik. Tak akan ada lagi koma, tanda seru, atau tanda tanya.





WHAT'S UP INDONESIA?? WHERE ARE WE GOING FROM HERE??






Monday, February 9, 2015

BUKU PENGHANCURAN KPK DAN HUKUM INDONESIA = SAMAD DAN BG YANG BERPOLITIK KPK DAN INDONESIA YANG MENANGGUNG AKIBATNYA





Betapa absurdnya penegakan hukum di negeri ini.
Betapa rusaknya hukum negeri ini, bila tuntutan BG di sidang Prapradilan diloloskan Hakim.
Betapa nistanya niat memberantas korupsi di negeri ini bila BG memenangkan sidang Prapradilan.
Beginilah kalau penegakan hukum dan pemberantasan korupsi diserahkan kepada para bedebah.

Tidak ada dasar hukumnya bahwa penetapan jadi TERSANGKA, bisa diajukan ke sidang Prapradilan.
UU Prapradilan mengatur masalah proses-proses lain DILUAR PENETAPAN JADI TERSANGKA. Contohnya proses penangkapan, proses penyidikan/penghentian penyidikan, atau ganti rugi/rehabilitasi.
UU Prapradilan tidak mengatur penetapan menjadi tersangka, untuk menjadi wewenang hakim yang menentukan!!
Alasan logic dr tidak dimasukkannya penetapan tersangka dalam UU Prapradilan adalah: Bersalah atau tidak, terdakwa HARUS membuktikannya di PENGADILAN.

Jadi secara logika sederhana, bila penetapan seseorang jadi tersangka, dapat dibawa ke Prapradilan, PROSES PENGADILAN TIDAK DIBUTUHKAN LAGI. KONYOL BUKAAAANNN?????
Karena cukup di bawa ke praperadilan, menang, lolos, si terdakwa TIDAK DAPAT DIADILI LAGI.
KONYYOOOLLLL BUKAAANNN?????
Jadi semua yang dijadikan tersangka oleh LEMBAGA HUKUM MANAPUN, baik KPK, POLISI, atau JAKSA, bisa "mempraperadilan-kan" kasusnya ke Pengadilan. SEMUA URUSAN AKAN BERADA DI BAWAH PENGADILAN. HANYA PENGADILAN YANG MEMILIKI KEKUASAAN MUTLAK UNTUK MEMUTUSKAN APAKAH SESORANG LAYAK MENJADI TERSANGKA ATAU TIDAK! BETAPA ABSURD DAN KONYOLNYA!!!!

Sementara, HAKIM ITU TAK PUNYA WEWENANG UNTUK MELAKUKAN PENYIDIKAN. Yang berhak melakukan penyidikan itu, POLRI, JAKSA, DAN KPK. Jadi bagaimana mungkin HAKIM BISA MEMUTUSKAN SESORANG PANTAS DIJADIKAN SEBAGAI TERDAKWA ATAU TIDAK? Logikanya kan begitu?
JADI SEMUA PARA KORUPTOR DI KPK ITU NANTI BISA DIBATALKAN JADI TERDAKWA OLEH PENGADILAN. OLEH HAKIM, dengan melakukan Prapreradilan. BETAPA KONYOLNYA!

Dan bigungnya, banyak pengamat yang pintar-pintar itu malah membenarkan usaha BG dengan sidang Praperadilan ini. Entah dimana dasar hukum dan logikanya. IQ nya pada terjerembab. Dibayar berapa tuh mulut ngoceh tak jelas.
Logika paling dasar dalam pengadilan itu, TERDAKWA HARUS MEMBUKTIKAN SALAH/TIDAK DIRINYA DI SIDANG PENGADILAN Sebenarnya. BUKAN di PRAPRADILAN. Sebab sidang Prapradilan itu, TIDAK MEMILIKI WEWENANG UNTUK MEMBUKA SEMUA ALAT BUKTI. Sebab object masalah utama persidangan JELAS BERBEDA.

Jadi sangat absurd, bila penetapan menjadi Tersangka, yang menjadi wewenang KPK, Jaksa, dan POLRI, JUGA DIAMBIL ALIH OLEH PENGADILAN DENGAN SIDANG PRAPERADILAN.
Jadi hakim-hakim akan memborong semua urusan dalam hukum, bahkan wewenang yang dimiliki KPK, Jaksa, dan POLRI.

Negara ini memang penuh bedebah. Untuk menghancurkan KPK, Hukumlah yang harus dipelintir dan direkayasa. Sebab jika dilakukan dengan frontal, pasti masyarakat akan protes.
Dengan meloloskan usaha praperadilan BG ini, ini jelas-jelas MENGHANCURKAN kewenangan KPK, tapi secara tak langsung, juga merusak semua sendi-sendi Hukum negeri ini.

Memenangkan praperadilan BG yang tak jelas dasar hukumnya ini, sama saja menjadikan HAKIM MEMILIKI SEGALA WEWENANG UNTUK MENGANGKANGI HUKUM.
Lupakan KPK, lupakan POLRI, lupakan JAKSA, segala macam urusan hukum, bila lu didakwa/dijadikan tersangka, bisa dibereskan oleh Hakim di Pengadilan. Betapa absurdnya. BUBARKAN SAJA KPK, JAKSA, DAN POLRI. Indonesia cukup memiliki KEHAKIMAN SAJA!!

BETAPA PARAH DAN KONYOLNYA NASIB BANGSA INI. Beginilah nasib sebuah bangsa, bila pemimpinnya semua para bedebah....
Ya Allah, masih adakah harapan perbaikan ke depan bagi bangsa ini???
Benar kita harus #SAVEPOLRI, #SAVEKPK.... Namun kalau untuk melakukan itu kita justru menghancurkan logika paling dasar dari pembentukan Undang-Undang dan fondasi utama berdiri tegaknya HUkum di negeri ini, maka lebih baik bubarkan semua badan-badan hukum itu. BIARKAN KEHAKIMAN BEKERJA SENDIRIAN. MENJADI KAISAR HUKUM BANGSA INI. Betapa konyol dan absurdnya!!!



Tuesday, February 3, 2015

BOOKS OF WAITING ** Wait, and wait, and wait, and wait..... FOREVER** 'Till You DROP DEAD!



Pemimpin bingung, lemah, dan sangat tak konsisten. Kalau lu semua tidak melihat itu pada sang pemimpin itu, mata hati lu memang sudah dibutakan oleh kebodohan.
Begitu rungsingnya masalah bangsa ini. Bertambah pusing gegara pemimpin tak becus.
Bentuk team ini, bentuk team itu. Minta pendapat pakar ini, pakar itu.
Ketemu tokoh ini, ketemu tokoh itu....
Bikin seribu rapat dan pertemuan, dengan segala macam pemimpin pertahanan. Teteeupp mas brok. Tunggu. Nanti. Tungguuuu..
Tetteeeuupppp..... Indonesia disuruh menanti, sementara problem bangsa ini yang lebih sulit masih menanti berderet-deret...
Kalo pemilihan KAPOLRI aja sudah parah begini, gimana ntar pemilihan PANGLIMA ABRI? Kepala BIN? Perumusan-perumusan kebijakan ekonomi? Dan banyak lagi....

Pohon Kamboja itu banyak di kuburan. Jadi kata teman gua, biasanya hantu-hantu itu nunggu di bawah Pohon Kamboja.
Sesuai banget dengan lagu alayarham Om Jack Lesmana ini.
Marilah Rakyat Indonesia, kita semua jadi hantu, menanti di bawah Pohon Kamboja. Nungguin Pemimpin kita yang lagi sowan ke dukun-dukun di kuburan, minta wangsit buat mutusin KAPOLRI...
Mudah-mudahan KPK tetap bisa eksis, tidak berubah jadi KPK hantu, yang jadi menanti di bawah Pohon Nangka kesamber petir....

Menanti...nunggu...nunggu...tunggu...ntarrr...besookk...taon depann...
Sementara dia lagi nungguin jawaban tokek...

Tokeeekk.... lantik...
Tokeekkk.... tidak...
Tokeeekkk... lantik...
Tokeeekk... tidak....
Gubraaaaagggg...!!!!

Mbah dukun, mbah dukun... masih bangun kan Mbah...???



Sunday, February 1, 2015

Books of Scandal == Joko Hutang Budi, Samad Yang Membayar ==



Masih ingat ini? Pencitraan Anti Korupsi Bingits


Dan ini?


Kemudian yang ini?


Ribut-ribut POLRI dan KPK yg kini terjadi, sekarang kamu semua bisa membaca benang merahnya?
Kalau masih tidak bisa, coba asah dulu IQ kamu yang rada-rada tumpul itu.
Pencitraan Jokowi yang habis-habisan melalui media, salah satunya melalui acara Mata Najwa di atas, jelas-jelas "memanfaatkan" sosok Abraham Samad sebagai Ketua KPK. Sekarang dia baru sadar sudah dimanfaatkan oleh gerbong politik pencitraan Jokowi. Diiming-imingi angin surga dan kemudian "diPHP-kan".
Menurut kamu, etis tidak seorang Ketua KPK, satu lembaga negara yang sangat begitu disegani, tampil bersama-sama tokoh politik seperti acara Mata Najwa itu? Silahkan nilai sendiri. AbraS (Abraham Samad) dengan mengorbankan segala etika, mau dijadikan "alat pencitraan" oleh gerbong politik Jokowi. Baru kemudian dia sadar sudah ditipu mentah-mentah. Baru kemudian melawan. Nasi sudah jadi bubur.

Bisakah kamu bayangkan, kalau sinyalemen selama ini, rumor yang beredar sebelum debat capres ternyata benar, KPU telah membocorkan soal pertanyaan debat Capres kepada Jokowi melalui Komjen Budi Gunawan, Hadar Gumay dan Trimedya Panjaitan?
Bisakah kamu bayangkan, scandal apa yang akan terjadi pada lembaga Kepresidenan dan PDIP sebagai Parpol Utama pendukung Jokowi, bila Komjen Budi Gunawan dipojokkan oleh rekening gendutnya, tak jadi Kapolri, kemudian membongkar semua kejadian dan membenarkan semua tuduhan scandal ini?

Bisakah kamu bayangkan, bagaimana posisi Jokowi seandainya Budi Gunawan membongkar scandal-scandal semacam ini, yang mungkin lebih parah dari cuma sekedar pembocoran pertanyaan Debat Capres KPU, nanti di pengadilan, seandainya dirinya diusut KPK?
Gw yakin, pasti sangat banyak rahasia dan scandal Jokowi dan PDIP yg dipegang oleh BG. Bukan cuma scandal pembocoran pertanyaan debat Capres KPU yang sudah banyak disinyalemen orang ini.

Dengan scandal kebocoran debat Capres KPU ini saja, jika BG "bernyanyi" kelak, sudah cukup untuk menjatuhkan JKW apalagi kalau ada scandal lain yang lebih parah?
Jadi masih bermimpi kah kamu, JKW akan netral dan tidak intervensi dalam kasus BG dan AbraS ini?

Gw bingung, mau itu fitnah, bohong, atau benar, dengan PDIP ngotot menjelek-jelekkan Abras, membongkar semua kegiatan politik tak etis yg mereka lakukan dengan Abras selama Pilpres, bukankah itu justru membuktikan bahwa benar selama ini KPK sudah "diperalat" oleh gerbong politik Jokowi melalui Abras untuk membantu mereka "melibas" lawan-lawan mereka? Bukankah itu seperti menepuk air didulang, memercik kemuka sendiri? Bukankah itu justru membuka borok-borok mereka selama Pilpres kemaren? Betapa culas dan curangnya Gerbong Politik Jokowi itu?

Apapun yang akan terjadi, harus diingatkan kembali, benang merah yang terjadi diatas, keributan KPK-POLRI yg berlangsung sekarang, kembali membenarkan, betapa busuknya segala pencitraan yang dilakukan pada JKW dan betapa tidak netralnya badan-badan yang seharusnya tak terlibat politik itu, namun ikutan mendukung JKW, demi syahwat kekuasaan dan ambisi pribadi.

Akan menjadi apa scandal ini? Atau seperti biasa, akan terkubur bersama "deal-deal dan bagi-bagi konsesi politik?". Sama seperti terkuburnya scandal-scandal besar semacam BLBI-gate dan Centurygate? Entahlah, ini memang negara Amburadul. Amburadul politiknya, amburadul orang-orangnya.

Joko berhutang budi pada Budi, sekarang AbraS yang harus membayar.
Abras yang membayar, Indonesia yang bangkrut..... Ya Allah....

Falling out of love is hard
Falling for betrayal is worse
Broken trust and broken hearts

I know, I know

Thinking all you need is there
Building faith on love and words
Empty promises will wear
I know, I know

And now when all is gone
There is nothing to say
And if you're done with embarrassing me
On your own you can go ahead tell them


Tell them all I know now
Shout it from the roof tops
Write it on the sky line
All we had is gone now


Tell them I was happy
And my heart is broken
All my scars are open
Tell them what I hoped would be
Impossible, impossible
Impossible, impossible
Impossible, impossible
Impossible, impossible!
Ooh impossible (yeah yeah)



Friday, January 30, 2015

SEKALI LAGI: BUKU TENTANG LOGIKA == ANTARA LOGIKA ABAL-ABAL DAN LOGIKA ILMU




Pernah dulu seorang Pendeta yang mengaku scientist, untuk membuktikan "theorema" Trininitas, memberikan analogi "garis" dan "segitiga". Beginilah analogi itu:


Dulu analogi ini populer sekali ditampilkan dimana-mana. Heboh beut...
Tiga garis yang berbeda, jika disatukan akan membentuk segitiga. Tiga menjadi satu yang tak terpisahkan. Hmmm... cerdas ya teman? Sekilas dilihat, analogi logika ini seakan-akan memang masuk akal. Namun kalo dipikir lebih lanjut, ada kesenjangan logika yang teramat besar di dalamnya.
Dan apa yang salah dari analogi logika di atas? Itulah kalau pake logika abal-abal. Mencoba membuktikan "theorema" abal-abal, ya memang harus pake logika abal-abal juga.

Brok, garis-garis dan segitiga itu, DUA "ENTITY" YANG SANGAAATTTT JAAUUUHHH BERBEDA, DALAM STRUKTUR, BENTUK, DAN SIFAT-SIFAT.
Garis itu tidak memiliki bidang, hanya panjang. Dimensinya hanya satu.
Sementara segitiga itu, memiliki bidang, luas, dan berdimensi dua.
Garis itu tidak memiliki sudut-sudut. Segitiga itu memiliki sudut-sudut.
Garis itu hanya memiliki dua ujung, sementara segitiga itu memiliki tiga ujung.
Silahkan sebutkan lagi 100 perbedaan sifat-sifat garis dan segitiga.
Intinya garis dan segitiga itu merupakan dua "entity" yang berbeda. Berbeda segala-galanya. Baik secara struktur, sifat-sifat, dan dimensi.

Jadi logika abal-abal garis berubah menjadi segitiga itu jelas-jelas salah untuk menggambarkan "perubahan" sifat-sifat Ketuhanan.
Jadi kalau diibaratkan, garis-garis itu adalah, Bapa, Kristus, dan Roh Kudus, maka ketika disatukan, jadi segitiga, HILANG semua sifat2 ketuhanan awalnya. Berubah menjadi sifat-sifat ketuhanan yang sama sekali baru.
Taraaaa... dari TUHAN LAMA, berubah jadi TUHAN BARU, dengan segala sifat dan karakter yang sama sekali berbeda dan baru. Kwakwkakwkakwkakk.... Sementara logikanya sifat-sifat ketuhanan itu HARUS TAK PERNAH BERUBAH SAMPAI KAPANPUN.

Mungkin maksudnya Tuhan yang dulu kagak berjenggot dan plontos, setelah jadi segitiga, berobah jadi berjenggot dan berbulu ya masbray??.... Ciakakakakak....
Sekarang analogi garis menjadi segitiga itu tak pernah lagi disebut-sebut. Karena logikanya emang kagak nyambung banget-banget bray...

Terus sekarang ada orang di twitter, yang menganalogikan "theorema" Trinitas itu dengan cahaya. Ingin membuktikan bahwa Kristus itu manusia sekaligus Tuhan.
Alasannya, cahaya itu bisa berada di dua tempat dalam waktu bersamaan.

Sifat cahaya yg seperti inilah yang memang membuat para pakar ilmu menjadi bingung. Terutama yang mendalami Ilmu Fisika Quantum. Sampai sekarang paradox sifat cahaya ini masih belum terpecahkan. Sehingga menelurkan macam-macam teori, seperti "The Schrodinger Cat" yg paling sederhana, sampai yang paling heboh dan rumit "Multiverse Theory (Multi Universe Theory)".

Dan sebenarnya, "partikel cahaya" yang disebut Photon itu, tidak cuma bisa berada di dua tempat sekaligus pada saat yang sama, namun kenyataan yang membingungkan, "partikel cahaya" itu, saling menguatkan dan beresonansi sendirinya. Itu berarti, partikel cahaya itu, bisa berada DIMANA-MANA pada saat bersamaan, di sepanjang trajectorynya (arah cahaya tersebut merambat). Tidak hanya di dua tempat.

Gue tak perlu menjelaskan teori Quantun Cahaya panjang lebar kali ya bray, ntar banyak yg tambah bingung. Kita coba fokus aja tentang teori teman kita di atas, yang menggunakan kenyataan sifat cahaya ini untuk membuktikan kebenaran "theorema" Trinitas.

Jadi menurut dia, dengan analogi sifat cahaya ini, Tuhan itu bisa sekaligus di Surga (Allah Bapa) dan bisa menjadi manusia di bumi (Kristus), pada saat bersamaan, karena seperti cahaya, photon-photon cahaya tersebut bisa berada di mana-mana, di sepanjang trajectory (arah rambatan) nya.

Hmmmm.... lagi-lagi cerdas ya brok. Namun sama seperti analogi abal-abal garis menjadi segitiga di atas brok. Hanya betti aja, beda-beda tipis. Namun tetap analoginya abal-abal dan tak nyambung.

Allah Bapa di Surga, memiliki segala sifat-sifat ketuhanan. Tidak lapar, tidak haus, tak perlu tidur, tidak pernah mati, dan sebagainya dan sebagainya...
Sementara saat bersamaan, Kristus di dunia, memiliki segal sifat-sifat manusia, lapar, perlu makan dan minum, letih perlu tidur, perlu buang air besar dan kecil, dan bisa mati. Pokoknya memiliki segala sifat-sifat manusia, PADA SAAT BERSAMAAN. SEKALI LAGI INTINYA PADA SAAT BERSAMAAN, dengan keberadaan Allah Bapa di Surga. Persis seperti partikel cahaya, yang bisa berada di-mana-mana, sepanjang arah merambatnya.

TAPI KAWAN, AKAN TETAPI, gue gak tau kamu belajar ilmu Quantum dimana, SEKALI LAGI TAPI KAWAN...
Photon-photon/Partikel-Partikel cahaya yang bisa berada dimana-mana itu, TIDAK PERNAH BERUBAH SIFAT-SIFATNYA, DIMANAPUN DIA BERADA.
Mau partikel itu berada di A, mau di B mau di C, SIFAT-SIFATNYA AKAN TETAP SAMA!!!!
Bila yang diamati adalah cahaya dengan sifat-sifat radiasi Sinar Gamma, tidak pernah cahaya itu, akan tiba-tiba berubah jadi radiasi sinar-X, atau jadi radiasi sinar-Alpha, di tempat lain pada saat bersamaan.
Tidak pernah cahaya itu yang memiliki katakanlah panjang gelombang A, kecepatan B, dan Frekuensi C, tiba-tiba pada saat bersamaan, berubah di lain tempat menjadi panjang gelombangnya X, kecepatannya menjadi Y, dan frekuensinya menjadi Z. TIDAK AKAN PERNAH!!!

Sifat-sifat gelombang cahaya itu, PADA SAAT BERSAMAAN, akan TETAP SAMA, DIMANA-MANAPUN DIA BERADA
Analoginya, TIDAK AKAN MUNGKIN cahaya tersebut, di A tidak perlu makan dan minum, Maha Kuasa, dan tidak bisa mati, terus saat bersamaan di B, tiba-tiba berubah jadi perlu makan dan minum, perlu tidur, dan bisa mati. TIDAK AKAN PERNAH!!!
Sifat-sifat cahaya yang diamati tersebut, AKAN TETAP SAMA, DIMANAPUN DIA BERADA DAN DIAMATI. Meski partikel-partikelnya bisa berada dimana-mana pada saat bersamaan.

Jadi logika abal-abal apalagi ini yang ingin disampaikan?
Sutralah... jangan mempermalukan diri sendiri. Di Sosial Media itu banyaaakkk sekali ahli Fisika yang ikutan nimbrung. Sangat terbuka dan bebas. Kalau bikin analogi-analogi abal-abal begini, gampang sekali mematahkannya.
Terima sajalah kenyataan, Theorema abal-abal, akan selamanya melahirkan analogi dan logika abal-abal.....


Thursday, January 29, 2015

Books of Guerilla == All about Drums of War == SAY,... GERONIMO!! ==



Geronimo adalah seorang "pendekar" Apache Amerika. Salah seorang "pahlawan" Apache yang paling ditakuti di jamannya. Sulit memang menilai perjuangan seorang Geronimo. Karena kaum Indian Amerika saat itu, yang terpecah-pecah atas berbagai suku, tak pernah memiliki prinsip "perjuangan nasionalis" yg secara total memperjuangkan "tanah air" mereka. Persis seperti keadaan Indonesia era sebelum Sumpah Pemuda. Yang terpecah-pecah atas berbagai kerajaan dan daerah. Yang berjuang sendiri-sendiri menghadapi Penjajah Belanda.

Kaum Indian Amerika juga seperti itu. Berjuang sendiri mempertahankan "tanah" mereka. Sementara kebiasaan hidup mereka yang nomaden, berpindah-pindah mengikuti musim dan kebutuhan, tidak memiliki claim yang jelas pada "tanah air". Bahkan sesama Indian Amerika saling bermusuhan.

Gw tidak akan bercerita banyak mengenai sejarah Geronimo yg sudah banyak ditulis dan difilmkan. Silahkan aja pelajari sendiri. Yang ingin disampaikan adalah usaha Geronimo untuk "bertahan" hidup di lingkungan yg diclaimnya sebagai tanah leluhurnya. Melakukan perang gerilya, kepada bangsa Amerika, dan Mexico, hanya dengan mengandalkan sedikit pengikut, namun menghasilkan "kehebohan" yang begitu membahana, bagi Amerika dan Mexico.
Namanya menjadi sesuatu yang menakutkan namun sekaligus dihormati oleh lawan-lawannya.
Meski ketika itu gerilya Geronimo dianggap sebagai sesuatu yang busuk dan tak senonoh, oleh semua pihak, bahkan dia wafat di dalam penjara sebagai tahanan perang (prisnor of war). Namun pada akhirnya dengan melihat lebih jernih pada "perjuangan gerilyanya", Geronimo bisa dianggap menjadi salah satu "pahlawan" Apache Indian, yang paling tersohor.
Kontroversial, kejam, ditakuti, sekaligus kesatria, pejuang, dan dihormati.
Namun dalam situasi seperti itu, ketika Apache berkali-kali ditipu dan dikhianati oleh tentara Amerika dan Mexico, dengan berbagai perjanjian tipu-tipu, Geronimo memang pantas mendapatkan haknya. Seorang pejuang gerilya. Seorang pahlawan.

Membandingkan situasi perang gerilya Geronimo kala itu, dengan situasi perpolitikan Indonesia sekarang, mungkin "agak sedikit bisa" dijadikan perbandingan.
Pertarungan kepentingan politik Indonesia yg dipicu oleh pencalonan KAPOLRI Komjen BG, oleh Presiden JKW, agaknya mulai memasuki babak baru. JKW mulai menunjukkan berusaha memperbaiki kesalahan dan blundernya, dengan melakukan "langkah gerilya". Sepertinya dia sedang berusaha keluar dari "jepitan" politik dengan "melempar umpan" kepada pihak oposisi. Pertemuannya dengan banyak tokoh termasuk BJ Habibie dan pihak oposisi (Prabowo), agaknya diartikan sebagai langkah "melempar lasso" pada oposisi, sambil menembak "kecil-kecilan" kepada pihak pendukungnya. JKW masih coba meraba-raba situasi yg mungkin dihadapinya ke depan, sambil membangun strategi yang paling menguntungkan dirinya. Apakah perang gerilya JKW benar-benar sudah dimulai? Beranikah dia keluar dari tekanan bersama Banteng Brewok? Melakukan perang terbuka? Atau tetap bergerilya "malu-malu"?
Langkah apa yang akan diambilnya? Karena biar bagaimanapun, waktu berlalu sangat cepat. Time is tickling. Semakin berlama-lama JKW mengulur waktu, semakin sempit kesempatannya untuk keluar dengan benar dari blunder yg dibuatnya, dan semakin besar kemungkinan baginya untuk menjadi Presiden paling tak mutu sepanjang sejarah.

Akankah seperti Geronimo, gerilya yang dilakukannya akan mengantarkannya menjadi "pahlawan"? Atau segala tipu-tipu konsesi politik yg sudah diterima, persis tipu-tipu perjanjian settlement Amerika dan Mexico pada Geronimo, atau janji dan konsesi politik yg sedang akan dilakukannya atau sedang direncanakan dengan gerilyanya hanya akan semakin membuka kesempatan pada lawan-lawan politiknya untuk menjatuhkannya? Kedepan sepertinya genderang perang akan semakin sengit terdengar. Hanya satu permintaan kita, mudah-mudahan Gerilya ala-ala Geronimonya JKW ini, tidak malah semakin menenggelamkan Bangsa ini. Berdoalah Indonesia tetap bertahan, apapun keluaran gerilya Geronimo JKW ini.
Mari kita lihat dan tunggu hasil perang gerilya Geronimo JKW ini. SAY... GERONIMO!!!


Wednesday, January 28, 2015

BOOKS OF SIMPLICITY AND INFINITY. THE TRUTH ABOUT LOGIC & RELIGIONS.




Membaca dan melihat "pertarungan fikir" antara pegiat #IndonesiatanpaJIL dengan kelompok #JIL belakangan ini, terus terang bikin kita tambah sedih, kenapa masih aja ada banyak orang-orang yg mengaku-aku Islam, tapi kerjaannya selalu mengaburkan Islam itu sendiri. Membuat Islam menjadi "agama abu-abu". Terus terang kita banyak juga belajar dari diskusi itu, banyak sekali pencerahan. Dan semakin yakin Islam itulah agama yg benar satu-satunya. Terimakasih pada pegiat #IndonesiatanpaJIL itu. Hebat-hebat hatinya, hebat-hebat ilmunya. Dakwah itu memang tak pernah mudah, terutama masa sekarang, fitnah pada agama itu (bukan hanya pada Islam, namun pada seluruh agama), sedang sangat gencar dilakukan. Terus terang hingga kini, hanya Islamlah yg masih tetap bertahan pada basic prinsipnya. Sementara agama-agama lain mulai tergerus ke arah abu-abu satu per satu. Dibuat "bingung" oleh pemikiran kekinian, yang sangat mengagungkan liberalisasi itu. Insya Allah, Islam akan tetap dipeliharaNya dijalanNya, akan tetap memiliki pejihad-pejihad ulung semacam pegiat #IndonesiatanpaJIL itu. Dan kita percaya itu, sebab itu sudah menjadi janji Allah. Orang-orang semacam #JIL itu, akan ada selamanya. Kapan pun itu.

Islam itu percaya, Allah itu adalah sumber segala sumber Ilmu. Ilmu apapun itu, dari ilmu hitung, hingga ilmu perbintangan, semua berasal dari Sang Maha Pencipta Ilmu. Islam itu agama berdasarkan akal dan logika. Dan Islam percaya Allah itu mencipta segala sesuatu dengan Ilmu. Bukan dengan sihir ajaib, sim sala bim. Jadi Islam itu tidak mengenal Ilmu Kafir dan Ilmu Islam. Semua yang namanya Ilmu itu adalah milik Allah. Masalah ilmu itu ditemukan oleh orang-orang Kafir, itu masalah lain. Itu justru menunjukkan kebenaran Islam, yg mengatakan Allah itu memberikan rizki dan ilhamNYA kepada seluruh manusia. Bukan hanya kepada ummat Islam. Menggilirkan kekuasaan itu pada setiap ummat, bukan hanya pada Islam. Sebab bila ilmu dan kekuasaan itu hanya diberikan kepada ummat Islam, sungguh Allah itu menyalahi sifatNYA yang Maha Adil. Dan itu diuraikanNYA sendiri dalam Alquran.

Karena Islam itu percaya Tuhan adalah sumber segala Ilmu, jadi agama itu harus bersesuaian dengan ilmu. Agama yang benar itu tidak mungkin bertentangan dengan ilmu dan logika. Agama yang bertentangan dengan ilmu dan akal, pasti agama abal-abal.
Mengenai ilmu ini, tentu saja ilmu yang sudah "proven" sudah terbukti kebenarannya. Sudah teruji oleh waktu. Bukan sekedar ilmu yang masih berdasar teori, dan masih memiliki banyak paradoks dan pertanyaan tak terjawab di dalamnya. Sekali ilmu itu proven dan terbukti tanpa paradoks, PASTI ilmu itu akan bersesuaian dengan Ilmu Allah. Dengan agama yang benar.

Sebagai contoh, ilmu hitung dan teori utama bilangan dalam Matemetika, adalah contoh Ilmu yang sudah mapan. Sudah teruji waktu, terbukti benar sepanjang sejarah peradaban manusia yg sudah ribuan tahun. Agama yang benar seharusnya tidak akan bertentangan dengan logika ilmu hitung dan angka dasar Matematika ini.
Beda misalnya dengan Ilmu teori Evolusi. Teori yang berkata manusia itu hasil evolusi dari Kera/monyet. Sementara Islam berkata, manusia itu dari Adam dan Hawa. Dan banyak yg lebih percaya pada teori Evolusi Darwin itu. Karena alasan teori itu lebih dapat "diterima akal" dan terbukti. Meski masih banyak lobang-lobang besar dalam teori Darwin itu. Bahkan pertanyaan paling dasar mengenai evolusi itu sendiri sampai kini tak terjawab. Kalau benar Evolusi itu akan selalu menghasilkan mahluk baru yang lebih baik, survival of the fittest, yang selamat adalah yang terbaik, kenapa tidak seluruh Kera berubah menjadi Manusia? Kenapa masih tetap ada Kera?
Kenapa Kera A berubah menjadi Manusia, dan kenapa Kera B tetap menjadi Kera? Apa atau siapa yang mengatur?
Kenapa tidak semua Kadal berubah menjadi Ular? Kenapa tidak semua Kucing menjadi Harimau? Kenapa tidak semua ikan menjadi Kodok? Apa yg mengatur, hingga ikan A berubah jadi Kodok, dan ikan B tetap jadi ikan? Apa, siapa?
Seharusnya laut itu sudah kosong, karena semua mahluk di dalamnya selama jutaan tahun harusnya sudah berevolusi menjadi Kera dan Burung. Tapi kenapa ikan dan habitat laut masih tetap ada?
Kenapa manusia-manusia Negroid masa lalu yg bermigrasi ke Eropa bisa berubah menjadi Albino. Dari berkulit gelap menjadi berkulit terang. Kenapa sekarang hal itu tidak terjadi? Kenapa orang-orang Afrika sekarang yg bermigrasi ke Eropa, ribuan tahun, tetap jadi Negroid? Tidak berubah jadi Caucasian? Kenapa masih tetap ada Negroid, masih ada Mongolid, masih ada Aborigin?
Dan pertanyaan itu tak pernah bisa terjawab dengan jelas oleh teori Darwin. Terus banyak aja yang masih ngotot Evolusi Darwin itu benar, Adam/Hawa itu dongeng. Bingung tidak masboss??
Padahal sudah jelas-jelas Evolusi itu benar terjadi, "tapi sepertinya ada yang mengaturnya". Tapi karena malu mengakui ada campur tangan Allah di situ, jadilah para pembenci agama itu bilang, itu "paradoks hukum alam yang belum terjawab". Nanti pasti akan terjawab... beuuhh...

###############

Ada satu "rule of thumb" dalam dunia ilmu pengetahuan. Hukum yang seakan-akan menjadi keniscayaan, selalu dan biasanya, teori yang paling sederhana adalah teori yang akan terbukti paling benar. Coba lihat semua teori yang sudah proven, sudah mapan, dan sudah diterima kebenarannya, dari yang paling sederhana seperti ilmu berhitung dasar, sampai kalkulus tingkat lanjut, hukum Phytagoras, ilmu ukur ruang, hukum klassik Newtonian, hukum kekekalan energy, hukum kinetik gerak benda, semuanya... sederhana dan tak rumit. SEDERHANA DAN TAK PERNAH RUMIT.

Lihat saja persamaan-persamaan matematisnya. Sangat sederhana. Apalagi philosophy dasarnya. Mudah dan sederhana. Namun untuk menemukan philosophy dasarnya itulah yang awalnya rumit. Memerlukan "ilham ilmu dan kecerdasan". Namun begitu sekali tercerahkan, segalanya selalu begitu sederhana, dan tak pernah rumit.

Bahkan di balik sesuatu yang terlihat rumit, chaos, dan tak beraturan, PASTI akan selalu ditemukan kesederhanaan.
Tanya tuh sama Prof BJ Habibie. Jagoan ilmu Mekanika Fluida. Bagaimana sederhananya philosophy ilmu Mekanika Fluida itu. Ilmu Mekanika Fluida ini sangat berperan dalam pengembangan teknologi pesawat terbang, serta teknologi-teknologi lain yg bersangkutan dengan pergerakan benda di dalam fluida. Seperti Mobil, Kapal selam, dan lain-lain.
Dalam Mekanika Fluida, dikenal yang namanya aliran Turbulen (tak beraturan) dan aliran Laminar (teratur). Contoh aliran turbulen adalah aliran air di sungai. Perhatikan bagaimana tidak beraturannya air itu mengalir di sepanjang sungai, terutama di tempat-tempat air tertahan dan di bagian palung-palung sungai yang berputar dan beriak. Chaos dan tak beraturan.
Namun jika kamu belajar ilmu Mekanika Fluida, aliran yang terlihat chaos, tak beraturan dan rumit itu, sebenarnya bisa "diprediksi" pergerakan partikel-partikel fluidanya. Akan ada satu pola/patron sederhana yang bisa menggambarkan aliran tak beraturan itu. Indah dan sederhana. Aliran yang terlihat chaos dan rumit itu, sebenarnya "teratur dan sederhana".

Dan itu bersesuaian dengan sifat-sifat Illahi. Allah itu sangat menyukai kesederhanaan. Alquran selalu menganjurkan kesederhanaan. Karena Allah itu menyukai kesederhanaan. Dan Islam itu adalah agama yang sederhana. Tidak rumit.
Alquran itu menggunakan bahasa yang sederhana, tidak ribet dan tidak rumit. Karena Allah tahu, tidak semua manusia itu pintar dan cerdas. Sangat banyak yang hanya memiliki kecerdasan pas-pasan. Jadi agama yang diwahyukanNYA haruslah juga sederhana. Harus membumi, tidak mengawang-awang. Sama seperti segala Ilmu yang dimilikiNya. Sederhana dan TAK PERNAH RUMIT.

Jadi kalau ada segelintir orang seperti golongan Jaringan Iblis Liberal (#JIL) itu, yang senang banget bikin Islam jadi ribet dan rumit. Dengan maksud membikin pengertian jadi abu-abu. Lu harus bertanya dalam hati, kok jadi ribet sih. Yang mudah dan sederhana kok dibuat rruuummitttt setengah mati. Semua mau dibikin abu-abu. Pakai istilah-istilah antah berantah. Statusisasi liberalisasi progresivisasi mempertakut konspirasi agamajinasi balik lagi liberalisasi, bla bla bla... pake segala macem teori antah berantah, ngutip segala macam buku dan teori, YAKINLAH MASBOSS, PASTI SALAH! Semakin rumit sebuah teori, semakin besar kemungkinannya salah!! Percaya deh!!

Islam itu agama sederhana dan tak pernah rumit. Tak perlu segala macam teori antah berantah. Bahasanya simple dan lugas. Tak perlu beribu-ribu teori dan kamus untuk mengerti isinya.

Tauhid Islam, Allah itu satu. Tiada sekutu bagiNYA. Yang AWAL dan YANG AKHIR. Yang menyekutukan Allah itu pasti Kafir. Simple dan sederhana. Tak pernah rumit. Tidak ada abu-abu. Tak perlu seribu macam teori muluk-muluk. SIMPLE DAN SEDERHANA.

YANG AWAL:
Ilmu matematika sederhana: 1 itu 1. 1 bukan 3 bukan 5 bukan 1000. 1 itu 1.
1+1+1 itu 3, tak pernah 1+1+1=1, itu logika ngarang antah berantah. Simple dan sederhana.
Agama yang berlawanan dengan logika ilmu berhitung dasar yg sudah proven ribuan tahun ini, pasti agama abal-abal. Dan pasti Kafir. Simple dan sederhana.

YANG AKHIR:
Tauhid Islam, Allah itu "dibatasi" oleh HakikatNYA sendiri. Allah itu "dibatasi" oleh sifat-sifatNYA sendiri. Allah tidak mungkin mengingkari DIRI/HAKIKAT/SIFAT/ILMUNYA sendiri.
Coba lihat 4 buah persamaan Ilmu Matematika Limit Kalkulus berikut:


Anda yang mengerti ilmu limit kalkulus, pasti sangat paham dalil dasar ini.
Limit dari infinity (∞), BUKAN TIDAK ADA, LIMITNYA ADA!! Limit dari ∞, adalah "∞" itu sendiri.
Kalau dalil ini diingkari, atau kamu bilang limit dari infinity (∞) TIDAK ADA, maka rontok tuh ilmu Matematika Limit Kalkulus. Infinity/Ketidakberhinggaan itu HARUS ADA, dan HARUS MEMILIKI LIMIT. LIMITNYA APA? LIMITNYA DIRINYA SENDIRI (∞).
Ilmu ukur ruang yang menggunakan hukum limit kalkulus, akan rontok kalau dalil dasar ini diingkari. Rumus-rumus luas dan isi sebuah ruang/bidang, yg diturunkan dengan menggunakan ilmu limit kalkulus ini akan rontok semua. Luas Persegi Panjang yang dihitung dari Panjang kali Lebar akan rontok. Isi sebuah kubus yang dihitung panjang x lebar x tinggi, akan rontok. Manusia tidak akan pernah dapat menghitung ruang dan isi, terutama bentuk-bentuk tak beraturan, tak akan pernah bisa dihitung. Luas lingkaran akan tak pernah terukur dengan presisi.

Infinity (∞) itu ada, kuantitasnya 1 dan hanya 1. Disimbolkan dengan angka 8 tengkurap (∞). Berapa besarnya? Tidak ada yg tahu berapa. Tapi "∞" HARUS ADA. Dan HARUS 1 KUANTITASNYA. Sebab teori limit kalkulus ini akan rontok, bila ada 3 infinity. Doesn't make sense bila ada 3 "∞".
Ada "∞ A (infinity A)", "∞ B (infinity B), dan "∞ C (infinity C)". Bingunggg ya brookk....

Sebab berapa besarpun angka yang kamu tambahkan kepada "∞", dia akan tetap ∞. Mau kamu tambah 3, mau ditambah 1000, dikali sejuta, dibagi semilyard, dia tetap "∞". Bahkan jika kamu tambahkan ∞ + ∞ + ∞ dia akan tetap ∞. [lihat persamaan 1 & 2 di atas] Jadi tidak masuk akal bila ada 3 biji infinity (∞).
Infinity itu HARUS ADA, HARUS 1 HAKIKATNYA, DAN HARUS MEMILIKI LIMIT, YAKNI "∞" ITU SENDIRI.

Contoh sederhana: Tuhan itu Maha Bisa. Jadi bisa dong dia berbohong. Wooo nanti dulu, DIA "dibatasi" oleh SifatNYA sendiri yang MAHA BENAR. Jadi MUSTAHIL TUHAN itu berbohong!!

Contoh lain:
Menurut Islam, Tuhan itu Maha Kuasa, jadi Kuasa dong dia menjelma jadi Babi, jadi kotoran Kerbau, jadi upil, jadi jigong, jadi air kencing? Kuasa dong... Wooo nanti dulu boss, Allah itu "dibatasi" oleh Ke-MAHASUCIAN sifatNYA, jadi mustahil DIA menjadi Mahluk apapun. Tuhan itu Maha Konsisten, jadi mustahil berubah jadi mahluk. Simple dan sederhana. Tak melanggar ilmu dan logika.

Menurut agama tetangga: Tuhan itu maha kuasa, jadi DIA berkuasa menjadi apapun dan melakukan apapun. Termasuk kuasa beranak dan menjadi manusia.
Owhh gitu ya masbrok? Tapi kalo Dia Maha Kuasa, bisa jadi apapun dan melakukan apapun, kenapa dia tidak kuasa mengampuni DOSA ASAL? Harusnya dia juga kuasa dong memaafkan DOSA ASAL, apalagi sifatnya memang MAHA PEMAAF.
Owwhhh kalo itu lain lagiii boss, Dosa Asal itu lain, gak bisa diampuni sebelum Dia beranak. Ntar kalo sudah beranak, anaknya diobok-obok manusia, baru deh Dia mengampuni dosa asal... gitcuu brookk...

Owhh gitu ya brok? Ribett ya maaakkk.....

Kita milih agama yang simple-simple aja deh brok. Yang jalan logikanya dan gak bentrok dengan ilmu Matematika paling dasar.....Terimakasih, selamat malam.....

Jadi, kalo ada orang-orang JIL semacam @sahal_AS yg senangnya muteeerrrrr sampe puyeengg. Just give him five guys. Say: "Talk to my hand!!".... Kakakakakakak.... Gakkk penttiiinngg brrooww..


Books of Drama Queen ~ You'll never be Maria Magdalena ~



Pusing bener punya pemimpin spesialis drama. A real drama queen. Rasanya hidup cuma untuk drama. Dalam keadaan negara babak belur diterjang badai politik dan ekonomi pun, masih juga sempet-sempetnya maen drama. Semua hal "didramatisasi". Semua hal menjadi "pendzoliman" atas dirinya.

Ketidakmampuannya menjadi seorang leader yang mumpuni, ketidakbecusannya mengurus negara, yang mulai kelihatan terang benderang, kelemahannya melakukan fast decision making, ketakmampuannya memvisikan tindakannya kedepan, semua dibebankan kepada alasan "terbebani" dan "terdzolimi" oleh partai pendukung. Hanya orang bodoh yg masih percaya pada tipu-tipu drama queen seperti ini.

Kita di sini berbicara politik SEORANG PRESIDEN. Seorang KEPALA NEGARA. Seorang PEMIMPIN TERTINGGI, NEGARA SEBESAR INDONESIA. Kita bukan sedang berbicara ketua RT atau Kepala kampung.
Emang lu semua pikir, politik itu gratisan? Apalagi dalam hal politik KEPALA NEGARA. CATET sekali lagi, KEPALA NEGARA SEBESAR INDONESIA, bukan KEPALA KAMPUNG.

Paloh menguras kocek sampai 500 Milyard buat "memoles citra" drama queen kita ini, menjadikannya Nabi terhebat Indonesia. Mega harus mengubur maruk sahwatnya yg pengen jadi Presiden kembali, menghianati Prabowo, dan mengerahkan motor politiknya untuk mendukung si drama queen kita.
Para cukong-cukong yg urunan sumbangan ratusan Milyard, buat menggolkan dirinya jadi Presiden.
Terus lu semua bilang, si Drama Queen kita "terbebani" dan "terdzolimi"???

Helloooww...??? IQ nya kempes ya masbrok? Emang lu pikir Paloh, Mega, dan para cukong itu Sinterklas semua? Bagi-bagi duit gratisan, terus si Drama Queen silahkan lompat pagar jadi Maria Magdalena?
Bebas jadi artis sinetron maenkan peran apa aja?
Lu hidup di planet Utopia ya masbrok?

We are all saints, santo and santa, here we give you hundreds of Million Dollars, we give you all our supports, so be anything you like and do whatever you like... And we will support you to the end. No reserved. From the people, for the people, by the people. Merdeka!!!

Hellloowww..??? Bangun brok...banguunn... Ini Planet bumi. Bukan Planet Utopia.
Kalo di planet Utopia, emang banyak tu brok Banteng-Banteng, brewok-brewok, cukong-cukong, yg baik budi tulus suci murni ikhlas, ngeluarin duit ratusan Milyard, mengalahkan segala sahwat kekuasaan, meski diri sendiri pengen jadi Presiden, tapi demi mendukung seorang Drama Queen, dengan tulus iklas tanpa pamrih memberikan segala-galanya. All-out. Tanpa pamrih!

Owwhhh... soo poetic... betapa indahnya bagaikan kisah cinta Cleopatra dan Mark Anthony.
Seharusnya dari awal, kalo emang elu punya IQ, lu sudah tau, ratusan Milyard duit dukungan itu, dorongan motor politik partai-partai itu TIDAK AKAN PERNAH GRATISAN!!
Nah sekarang lo semua koar-koar kalo si Drama Queen itu, terbebani, terdzolimi oleh partai2 pendukungnya. Mau sampe kapan lo semua maen sinetron? Ini sudah selesai Pilpres woyyy!!! Sudah saatnya bekerja. Bukan maen drama moloh... Playing victim with ownself. Mendzolimi diri sendiri.
Shut up! No drama here. You are the President! Not a drama queen!!

Tomat busuk, mau diperas pake blender paling canggih, atau mau dibiarkan tanpa direcokin siapapun, kalau emang dasarnya Tomat busuk, akan selamanya tomat busuk.
Jeruk segar, mau diperas pake tangan, mau diblender, mau dimakan tanpa diperas, mau didiemin tanpa direcokin, pasti akan mengeluarkan juice segar.
Jadi yang tak punya IQ itu siapa seh brok? Hermmmannn dehh gue... Masih ada aja yang mimpi hidup di planet Utopia, bilang si Drama Queen Tomat Busuk itu, akan jadi Maria Magdalena, jadi Jeruk segar kalo kagak direcokin parpol-parpol pendukungnya. IQ nya pada tenggelam ya brok...

Sekarang ribut-ribut Akun palsu Twitter dan Facebook lagi. Drama apalage seh ini tante??
Ga capek apa maen drama moloh??? Masalah pemberantasan Korupsi, harga-harga tak turun-turun, Freeport menggerogoti Papua aja belom selesai, sudah nambah lagi drama baru.
Akun twitter dan facebook palsu... Woyyy tantee... PilPres sudah lewat... Berhenti maen drama kenapa seh tante? Urusin negara tuh Tante, jangan Drama molooohhh... Plisss duuweehh....
Mau jadi kuntilanak juga Om? Jadi Hantu? Akun palsu, blog palsu? Kalo emang mau palsu, jangan jadi Presiden Om. Jadi tante-tante aja kayak kita. Bisa arisan kuntilanak ngerumpi'in para Drama Queen se-Indonesia.... Ciaakkakakakakk....

Presiden tu brok, PRESIDENNN (With 3 capital N)....
Owhmegod, what are we gonna do with this Drama Queen Freak??


You take my love, you want my soul
I would be crazy to share your life
Why can't you see what I am?

Sharpen the senses and turn the knife
Hurt me and you'll understand


Why must I lie find any prize
When will you wake up and realize

I can't surrender to you
Play for affection and win the prize
I know those party games too