whose side are you on

whose side are you on

Tuesday, February 28, 2017

BOOKS OF "THE WAHABI CONNECTION" == IN SEARCH OF PANNIKIN COUNTRY ==


KORAN REPUBLIKA:




PRESIDEN NEGERI BANCI,... EHHH NEGERI PANCI MAKSUD GUWEEHH:


LAWALAKAWALAKATAKATA....

 




Asal jangan gitu aja ngemengnya pas ketemuan, bisa malu tuh seluruh penghuni Negeri Banci,... E-eehh Negeri Panci maksud guweh...




BOOKS OF BEING DEAD SOPHISTICALLY



Jadi masbray, mbakcuzz, om, tante... Ga usah takut klo Masjid ga maw ngurusin mayat/bangkai elo semua yaaa...
Seperti kata si Islam Lib ini;


So gaez, matilah kau pake baju kebanggaan kau, taplak meja itu. Ato ngga pake batik tulis, sutra hand made, buatan Iwan Tirta, yg harganya ratusan juta. Ato ngga pake suit double breast motif kotak-kotak buatan Armani yg ratusan juta juga harganya. Truzzz bangkai lu dimasukin dalam peti mati Kayu Jati segede butho, dalamnya dilapis kain Sutra, yg gagangnya terbuat dari Gading Gajah, yg harga petinya juga ratusan juta. Terus dibawa ke Kuil Dewi Kwan Yim. Didoakan bangkainya sambil bakar Twa Pe Kong. Agar arwah loe diterima Raja Dewa Langit. Supaya di langit loe bisa jadi anak Dewa Babi, tiap hari pake baju taplak meja, dan jadi pengikutnya Gubernur Kakus sepanjang masa....

Wuiiiihhh muaanntteeebbbb cooyy.... Bener-bener cara mati yang sophisticated!!!!
Ngapain jugaaaa bangkai lu diurusin Masjid, yang tempat ngumpul orang-orang bodoh, buih lautan itu.... Iya ngga coyy??
Kwakwkakwkakwkaakkkkaaa....... Cerdas loe brow...




Monday, February 27, 2017

BOOKS OF MUNAFIQUN == THE SHATTERED LOGIC ==




orang-orang Munafiqun semacam JIL (Jaringan Iblis Liberal), Syiah dan laen-laen itu protes teriak-teriak di Sosial Media, ketika banyak Mesjid di Ibukota mulai memasang spanduk penolakan mengurus mayat para munafiqun pembela penista agama Islam. Logika mereka benar-benar pecah berantakan.



Mereka bilang:
1. TIDAK ADA ISTILAH KAFIR DAN MURTAD. KARENA SEMUA AGAMA SAMA.
2. KETIKA DITANYA, KALAU AGAMA SEMUA SAMA, KENAPA ANDA TIDAK PINDAH AGAMA SAJA? SEMENTARA ANDA SETIAP SAAT SETIAP WAKTU MEMAKI-MAKI ISLAM (SEMUA AGAMA SAMA BENARNYA, KECUALI ISLAM. ISLAM ITU JELEK BANGET. TAPI MEREKA TETAP MENGAKU ISLAM. BINGUNG TIDAK?????)
3. JAWABAN MEREKA: "SAYA SUDAH 'COMFORTABLE DENGAN ISLAM, REPOT LAGI UNTUK MEMULAI AGAMA BARU". JADI ALASANNYA TIDAK MAU PINDAH AGAMA, BUKAN KARENA TAKUT MURTAD, TAPI KARENA "GAK MAU CAPEK PAKE AGAMA BARU"

Kemudian ketika kasus penistaan Alquran surah Al-Maidah ayat 51, lagi-lagi mereka bilang itu BUKAN penistaan. Biasa-biasa sajalah, gak usah baperan. Allah dan Alquran itu tidak perlu dibela. Kita tetap boleh berbaju kotak-kotak dan memilih Ahoax sebagai pemimpin. Sementara sekian banyak ummat Muslimin sudah marah dan terobek hatinya. Mereka malah menghina ummat Muslim yg marah dan terluka itu, dengan mengatakan Ummat Islam yg marah itu bodoh dan cuma sekedar buih di lautan.

Mereka bilang:
1. ALQURAN ITU BANYAK BOHONGNYA,KARENA PENUH CERITA DONGENG. KEBENARAN ITU BUKAN CUMA MILIK ISLAM DAN ALQURAN.
2. DENGAN METODE HERMENEUTIKA, ALQURAN ITU BISA DITAFSIRKAN SIAPA SAJA. TERMASUK SI MULUT KAKUS AHOAX. JADI JANGAN BAPERAN. AHOAX TIDAK MENISTA. DIA CUMA MENAFSIRKAN ALQURAN SECARA HERMENEUTIKA.

Tapi ketika para pengusrus Mesjid marah dan mengeluarkan kebijakan tidak mau mengurus BANGKE para munafiqun itu, balik lagi mereka pake ayat-ayat Alquran yang penuh dongeng itu untuk menolak. Juga dengan metode hermeneutika yg mereka agung-agungkan itu.



Logikanya benar-benar pecah berantakan. Mereka ambil segala yg menyenangkan hati mereka dari Alquran. Tetapi mereka tolak segala yang tidak mereka sukai. Dengan jimat sakti bernama Hermeneutika itu. Agama (terutama Islam) benar-benar jadi bahan mainan bagi mereka. Meski mereka mengaku "Islam".

Kalau lah memang semua agama itu sama dan benar. Seharusnya mereka tak perlu baper dan ngebacot. Cukup tinggalkan surat wasiat pada keluarganya, agar BANGKE mereka diurus oleh agama lain saja, bukan Islam. Pasti agama lain akan sangat senang menerimanya, dengan syarat seluruh keluarganya pindah jadi penganut agama bersangkutan. Kenapa mesti takut? Toh semua agama sama dan benar.
Dan TERUS TERANG, Islam pun tidak butuh orang-orang munafiq seperti itu. Murtad dari Islam tidak mengganjilkan. Dan tetap jadi Islam TIDAK MENGGENAPKAN. Gak ngaruh gok. Gak ada bedanya lu Islam apa bukan. SAMA SEKALI GAK NGARUH.

Lu sudah berani berkata, Ahoax si mulut kakus itu pemimpin yang baik buat Islam. Lu sudah berani mengambil resiko itu. Sementara gue, setiap waktu, setidaknya selesai Shalat 5 waktu, sehari-semalam, berdoa pada Allah, agar di Yaumil Akhir kelak mendapatkan Syafa'at dari Alquran dan Baginda Rasul. Dan lu sudah berani kelak, pake kafan kebanggaan lu itu, yg mirip taplak meja itu, kotak-kotak, berbaris PALING DEPAN, dibawah pimpinannya si mulut kakus Ahoax.
Mungkin seperti Mbok Banteng, dan para barisan taplak meja itu, lu semua tak percaya pada Hari Akhir itu. Hidup hanya sekali di dunia ini. Jadi lu tidak takut berada di barisan yg dipimpin si mulut kakus itu. Berkafan taplak meja.
Sungguh gue takut akan hari itu. Lu boleh bilang gue bodoh dan buih. Tapi amiiitttt...amiittttt... kalo gue berada di barisan taplak meja itu kelak di Yaumil Akhir. Dengan amal ibadah gue yang amburadul ini, gue senantiasa tetap berharap pada Ridha Allah, pada safa'at Alquran dan Baginda Rasul, agar kelak meski gue berada di BARISAN PAALLLIINNGGGG BELAKANG, NAMUN GUE MASIH BERADA DI BARISANNYA BAGINDA RASUL. Amiiinnnnn YRA........

JADI KENAPA LU MASIH BERHARAP DI URUS BANGKENYA SECARA ISLAM? BUKANNYA SEMUA AGAMA BENAR KECUALI ISLAM? JADI MATILAH ENGKAU BERKAFAN TAPLAK MEJA..... BANGKE LU PASTI BAHAGIA GOK.....





Tuesday, February 21, 2017

BOOKS OF FLOOD ** THE IDIOTS WHO CHALLENGE NATURAL DISASTER **




SEBELUM BANJIR JAKARTA:

Beginilah para cebong kaum taplak meja di kantin Balai Kota kalau bicara: Otak ditarok di dengkul, hati di tarok di lobang anus, dan agama cuma tercetak di KTP.


SESUDAH BANJIR JAKARTA:

Ini cebonger paling parah. Otak, hati, dan agama semua ditarok di kakus. Are you for real idiot?


BEGINI CARA MEREKA NUTUPIN KEBENARAN:

Ow Em Gihhh... No comment.


DAN BEGINI CARA MEREKA MEMBANTU KORBAN BANJIR:

Mereka kira rakyat yg kebanjiran butuh artis untuk mengurangi penderitaan mereka. Hallowww...?? (Pake gaya AA Gym)

Begitulah kelakuan kaum taplak meja kantin Balai Kota. And you still think they are so gorgeous? Excuse me darling. You are not an idiot, are you?





Monday, February 13, 2017

IT'S NOW OR NEVER == TO BE OR NOT TO BE ==



Hanya tinggal hari ini. Masih bingung antara kandidat 1 atau 3? ISTIQARAH jawabannya. Shalatlah. Suara kamu dibutuhkan. Paslon 2, si manusia mulut kakus, sudah ke laot. Jangan diliat. TUSUK PECI ATAU JILBABNYA. Insya Allah baroqah.


Ucapkan BasmAllah, sebelum memasuki bilik suara... Jangan pernah lagi tertipu pencitraan

TO BEAT THE UNBEATABLE FOE...
TO RIGHT THE UNRIGHTABLE WRONG...


Putusan terakhir tetaplah milik Allah. Sudah tertulis di halaman Kitab Utama, Lauhul Maffudz. Siapapun yg menang tidak menjadi masalah. Namun Allah akan menilai usaha kita. Dan melihat di mana kita berpihak. Semoga Allah meridhai....





Thursday, February 9, 2017

BOOKS OF JAKARTA ELECTION == A TRIBUTE TO MINANG AND ACEH HERITAGE ++ 100% HAS NO NUMBER 2 IN THEIR LIST OF CHOICE ==




Pilkada tinggal 1 Minggu lagi. Ini bukan SARA ya cuy... Namun rasa-rasanya, sulit membayangkan seorang keturunan Minang di Jakarta, akan memilih seorang Ahoax. Enggak kebayang cuy. Semua (100%) teman2 Minang kita, hanya melihat paslon 1 & 3 dalam daftar pilihan mereka. Suatu hal yg sangat membanggakan bagi kita. Rasa-rasanya hal itu hanya dapat ditandingi oleh teman-teman kita dari Aceh. Kalau dari suku lain, yahhh... sutralahh... akui saja, sudah pecah belah kesusupan pikiran liberal, atau enggak sudah kesamber pasukan nasi bungkus, silau meliat duit para cukong pembela Ahoax.
Sama saja seperti susah membayangkan para kafirun, untuk mau memilih paslon 1 & 3. Jadi kalo mereka boleh solid begitu dan malah dipuji-puji oleh para bazzer si mulut kakus, kenapa kita gak boleh, dan dikatain SARA kalo hanya memilih 1 & 3...??
Enak azza lo bilang kita SARA kalo memilih karena agama. Tapi lo boleh melakukan itu. Kita gak protes silahkan aja. Tapi lo juga jangan protes dong....

Tapi gua sedih melihat situasi para Vampire & Kunties. Juga para tetua kita. Seperti sudah kita duga, sejak awal pengumuman Paslon Pilkada DKI 2017, penghuni blog ini pecah pilihannya antara paslon 1 & 3. Gua sedih untuk seluruh pemilih Muslim/Muslimah Jakarta. Seandainya,... seandainya saja Partai-Partai Islam bisa satu suara menghasilkan 1 Paslon, bisa dipastikan calon tersebut pasti akan menang. Namun dengan 2 calon seperti ini, terpecahnya suara menyebabkan kemungkinan sekali gebug menang itu menjadi kecil sekali. Sedih gua cuy....

Setelah dua kali debat kandidat Pilkada DKI, suara penghuni blog pecah hampir sama kuatnya.
Para Kunties dengan fanatisme tinggi memilih Ibu Silvyana Murni. Jelas banget alasannya. Terus terang banyak penghuni blog ini yg memang mengenal ibu satu ini, ketika masih di Depdiknas, jaman Pak Bambang Sudibjo dan Muhammad Nuh. Juga ketika beliau menjabat Walikota JakPus. Dan pilihan mereka semakin mantab setelah kini Ibu satu ini berhijab. Menurut para Vampires, alasan ini terlalu emosional. Sementara para Vampires 100% jatuh ke mas Anies/Sandi. Dengan alasan lebih rasional, dalam dua kali acara debat, Paslon Anies/Sandi, jaaauuhhhh mengungguli pasangan yg lain. Jadi pilihan kita jatuh pada pasangan ini. Demikian juga para tetua, pilihan pecah, para istri jatuh cinta pada mpok Silvyana, para suami, lebih rasional pada Anies/Sandi.

Para Vampires sudah bilang, kalo cuma karena hijab mpok Silvy, istri mas Anies juga berhijab. Namun The Kunties punya jawaban, Istri beda dengan Wakil. Jakarta memerlukan sentuhan wanita, kata mereka. Dan seorang Wagub bisa lebih berbuat banyak daripada seorang Istri.

Duuhh iilleee.... Sapa bilaaanngg???? Apa khabar tuh Ibu Tien Soeharto jaman Orba? Apa khabar tuh Ibu Ainun Habibie, yg diakui sendiri oleh Om Rudi pengaruhnya pada kehidupannya? Apa khabar tuh Ibu Ani Yudoyono? Semua sanggup mempengaruhi keputusan. Coba tanya tuh sama para tetua, sebesar apa pengaruh ibunda kita pada mereka dalam mengambil keputusan. Coba deh tanya....
Tapi teteup ya masgok, susah didebat. Hati sudah jatuh cinta ke mpok Silvy...
Gapapa layauw... Yang penting Muslim...

Seperti lagu latarnya ya... Untuk menghormati teman-teman dari Minang dan Aceh, yg 100% membela agama.
Gua pilih lagu Minang "Si Sutan Mudo". Kalo sudah cinta, susah pindah ke lain hati. Mau miskin, mau bangkrut, mau bujangan, mau beranak 4. Teteeuupp.... Yang penting Muslim.

Mari coblos pilihan kita. Yang penting Muslim dan berakhlak baik. JANGAN GOLPUT. Jakarta memerlukan perubahan cuy. Memerlukan suaramu. Agar tidak dijajah kafir bermulut kakus dan comberan.
Yukkk ahhh pilih 1 atau 3, tanggal 15 February 2017 nanti.....



Wednesday, February 1, 2017

NEGARA AMBURADUL == HUKUM TAK BERTUAN == BEBAS SADAP SAMPE MAMPUS, WATERGATE VERSI AHOAX ==




Negeri sadap sampe mampussss. Silahkan menyadap siapapun sesuka hati lu. Ahoax dan team pengacaranya sudah membuktikan itu. Tak ada hukuman. Padahal kejahatan menyadap ilegal itu bukan delik aduan. Seharusnya Polisi langsung bisa bertindak. Sudah terang-terang mereka mengaku punya hasil sadapannya. Pake acara konferensi Pers pulak. Kurang apalagi? E,e,e... bukannya ditangkap, ini malah Kepala Polisinya menjadi PR nya si babi jamban. Nyambangin Kyai Ma'ruf. Bareng oom U'ut. Mohon maaf atas perlakuan si mulut comberan kafir babi satu itu. Persis seperti Prtesiden kemaren heboh kesana kemari memadamkan kebakaran. Nyambangin para ulama, jadi PR si kafir mulut jamban babi biadab.
Negeri ini benar-benar sudah seperti dagelan. Diatur duit 9 orang, yang jadi backing sikafir mulut babi itu. Menyebut namanya saja gua sudah jijik.

Inilah negeri para Penyadap, Biadab, Pengap, Muanntaapp.... Apa gak sekalian KAPOLRI jadi PR-nya, juga mbok Mega, Surya Paloh, Jokowi, Wiranto, dan sebagainya turut serta "silaturahim" ke Kyai Mar'ruf Amin? Sekalian naro alat penyadap dimana-mana.... Kuakakakakakakak...







NU At The Cross Road ** Watt Are Yaa Thinkin' Bradaahhh...?? **




Harus diakui, buaanyaakk bangettt yg ngaku2 Nahdliyin adalah pencinta berat Ahoax, si penista Islam, mulut jamban, jagoan 9 Naga dan seluruh kafirun Jakarta. Banyak Nahdliyin adalah penyembah berhala mulut jamban ini.
Bagi gwe dan seluruh hantu penghuni blog ini, sudah tak bersisa sedikitpun yang bisa dikatakan baik dari si kafir ini.
Sekarang dengan semena-mena dia sangaaattt merendahkan Ustadz Ma'ruf Amin, ketua MUI dan yg kebenaran Rais Am NU. Mengintimidasi dengan sangat merendahkan pada persidangan penistaan agama-nya kemaren. Dan sungguh kelihatan, peradilannya sangat memberi kesempatan bagi si mulut jamban kafir tak tahu diri ini dengan para pembelanya untuk mengintimidasi Ustadz yg sangat berkarakter dan kuat integritasnya.

Dikatakan penipu, dibentak-bentak. Diintimidasi akan dilaporkan polisi dan akan dipermalukan. Tak ada lagi sisa kebaikan dari si mulut jamban kafir tak tahu diri ini.
Marah sekali kita. Marah sekali. Gua yang tak ada hubungan apa-apa dengan NU, tergores hatinya. Guru kita yang arif itu, diperlakukan seorang kafir seperti itu. Dan lebih marah lagi kita, melihat sikap para Nahdliyin munafik itu. Yang gagal paham kenapa kita bisa marah. Mereka malah membela dengan mengajukan perbedaan dalam Islam. Perbedaan sangat tak mutu semacam tahlilan dan maulidan. Otak entah ditaro dimana.
Ucapkan seribu satu macam alasan, tetap saja intinya lu lebih memilih sikafir mulut jamban itu. Seorang kafir yg sudah membuat gaduh ribut sebuah negara besar, hanya karena duit yg mendukungnya tidak berseri. Sampai seorang kelas Megawati pun merendahkan Islam.

Sekarang dia seenak jidat menghina salah satu Ustadz yg sangat kita hormati. Ketua MUI Indonesia. Tak ada lagi yg bisa disebutkan soal kebaikan dari si kafir mulut jamban itu.


Bukan masalah Kyai MA'ruf Amin itu Rais Am PBNU, tapi pribadinya sebagai Ketua MUI dan salah satu Ulama besar Indonesia. Dimanakah kamu berpihak para Nahdliyin? Kalau Mustofa Bisri yang teramat sangat sungguh bijaksana sampai dijadikan idola para kafir dan munafikun semacam si mulut jamban itu, beserta segala pasukannya, yaaaa sutralah.... kita sudah tahu isi kepala dan hati mereka. Bersuka ria lah, selagi anda-anda masih hidup. Kemarahan, dan kesedihan hati kita memang tak akan bisa anda-anda pahami.....




Thursday, January 26, 2017

ANOTHER BUZZ FOR TODAY ++ THE LATE, THE CORPSE, THE LAUGHTER ++



Satu lagi buzz yg bikin ngekek guling-guling...







BUZZ FOR TODAY ++ EITHER YOU STUPID OR YOU SMART ++



NUMBER ONE:



CRASSSHHH... BOOOMM...BAAANNGGG....!!!
Mulut reyot desye lansung mingkemmm... Pecah berkeping-keping coy...
(((Minister fot Defence, two thumbs up!!!)))

NUMBER TWO:



Mirror, mirror on the wall.... Who's the dumbest of them all?? Udah kah anda bercermin??

NUMBER THREE:



When your brain is too small, but your faith and heart even smaller. So small that chickens are brighter than you...



Saturday, January 21, 2017

BOOKS OF ISLAM & ARABIAN === SAY IT RIGHT DARLING. HELLO KITTY...!!! ===




Adalah kebodohan yang sangat menjijikkan, bila kita berbicara tanpa dasar pengetahuan, dan berucap tanpa belajar dari sejarah dan pengalaman orang lain. Itu seperti seorang wanita berdandan tanpa cermin. Dia kira dia bertambah cantik, padahal mukanya menjadi coreng moreng belang belentong, karena tanpa cermin dia tidak tau dimana dia harus merias wajahnya dengan tepat.

Mengingat kembali pidato politik Megawati pd peringatan ke-44 tahun berdirinya Partai PDI-P, tgl 10 Januari yg lalu. Pidato politik yg sangat rasis, dan menjorokkan Islam. Sebenarnya semua orang juga tahu, Arab itu hanya sasaran sampingan. Sasaran utamanya adalah Islam. Lebih tepatnya, pengrusakan Islam secara "diam-diam".

Tidak kah mereka belajar dari pengalaman sejarah Negara Turkiye? Saat Mustapha Kemal Pasha merasa Islam itu tidak butuh Arab. Sebegitu rendah dirinya, merasa Islam itu menjadi beban yang menghambat Turkiye. Sedemikian malunya kepada Islam, sehingga Islam ingin dileberalkan, di"Barat"kan. Diputuskan dari sumber ke"Timuran"nya. Segala yang berbau Arab dianggap jelek. Sampai segala Islam-nya di Turkiye-kan. Adzan diterjemahkan. Shalat diterjemahkan. Quran diterjemahkan. Tak ada lagi Arab. Islam Arab itu bodoh. Islam Turkiye yg liberal yg ke-Barat-Barat-an yang benar. Hingga akhirnya mereka terbentur tembok, mereka tidak dapat mendustai, Islam itu diturunkan di Arab, di Timur, dan bahasa pengantarnya bahasa Arab. Mau sehebat apapun Kemal Pasha meliberalkan Islam Turkiye, mereka harus menerima kenyataan itu. Islam itu diturunkan berlatar Arab, dan yang lebih penting mau didustai seperti apapun, tak dapat dipungkiri, Rasul pembawa agama Islam itu adalah Baginda Muhammad, yang secara "tidak kebetulan" dipilih Allah, Rasul pilihan itu berasal dari Arab. Cobalah bantah kenyataan itu kalau bisa. Kecuali seperti yg gue bilang di atas, niat lu memang merusak Islam secara "diam-diam". Jadi Arab itu hanya sasaran antara, sasaran utamanya adalah penghancuran Islam itu sendiri.

Belajarlah dari sejarah Gereja Katolik. Bagaimana Agama yang dibawa Nabi Isa itu diputuskan dari sumbernya, dan dipindahkan ke Pusat kekuasaan Kekaisaran Roma dijaman Kaisar Constantine II. Perseteruan Cardinal Eropa Eusebius dengan Cardinal Asia Tengah/Afrika Arius. Jaman Roman Empire, yg menjadikan Isa Tuhan, dan meninggalkan Jerusalem sebagai Pusat perkembangan agama Kristen, menjadi Roma sebagai pusat pengembangan Gereja. Sejak itu Paus selalu orang Eropa berkulit putih. Tak pernah lagi ada Paus berkebangsaan Asia, apalagi Afrika yang berkulit Hitam. Mimpi aja kali ya gok.....
Tampilan para Paus pun berubah drastis. Semuanya mengikuti tampilan Para Kaisar Roma. Isa yang berjenggot dan hanya bergamis cingkrang di atas mata kaki, tidak lagi layak diikuti. Jenggot dibersihkan. Persis seperti para Kaisar Roman Empire. Gamis cingkrang Isa yang tak berkancing, digantikan jubah panjang dengan kancing emas segede-gede gaban. Dulu bahkan tudung kepala Isa yang sederhana, digantikan oleh mahkota kepausan, dan singgasana suci KePausan. Sekarang saja Mahkota itu lebih sering digantikan "topi kepausan". Walau dalam acara2 tertentu Mahkota suci itu tetap dipakai. Namun singgasana suci itu selalu tetap dipakai. Dan segala tentang Jerusalem dilupakan sudah. Sekarang orang taunya Kristen itu berasal dari Eropa/Roma/Vatikan. Padahal mau didustakan seperti apapun Kristen itu berasal dari Jerusalem.
Dan lihatlah kemana sekarang Gereja itu berlari. Apakah Islam tidak mau belajar dari itu?

Tidak ada satu Agama pun seperti Islam, yang memiliki hubungan "sangat khusus dan intim" dengan sumbernya. Dalam hal ini Arab. Sekali lagi, tidak ada satu agama pun selain Islam. Kenapa bisa begitu? Sebab Islam memiliki Rasul yang MANUSIA BIASA. Sekali lagi, Rasul Agama Islam itu bernama Muhammad, seorang Arab, dan dia MANUSIA BIASA. Dia bukan Tuhan, dia bukan Dewa, bukan juga manusia setengah Dewa.
Islam tidak seperti Kristen, yg Rasulnya adalah sekaligus Tuhan-nya. Tidak seperti Hindu, yang tak memiliki Rasul, hanya Dewa-Dewi. Tidak seperti Budha yang Rasulnya adalah Dewa, atau setidaknya mahluk Setengah Dewa.
Jadi Rasul agama selain Islam itu adalah mahluk yang tak mungkin dicontoh. Sungguh tidak adil misalnya, ummat Kristiani diwajibkan mengikuti sifat-sifat Kristus yang adalah Tuhan. Bagaimana mungkin seorang manusia dapat meniru Tuhan bukaaannnn??? Implaauussiibbleee. Teeddaaakk mongkeenn geeseehhh...????
Begitu juga agama Budha. Bila ingin meniru hidup Sang Budha, semua penganut agama Budha, harus hidup seperti Biksu/Rahib. Mana mungkin sebuah Masyarakat bisa berkembang bila semua orangnya adalah Biksu dan Rahib. Iya kan?
Namun Muhammad adalah seorang MANUSIA BIASA. Baginda Rasul hanya seorang utusan. Seorang penyampai kabar gembira. Dia hidup seperti seorang warga masyarakat normal. Dia berinteraksi dengan manusia-manusia lainnya di sekitarnya. Selain sebagai seorang Rasul Allah, dia memiliki kerja sebagai pedagang. Dia makan. Dia minum. Dia beranak dan berkeluarga. Dia tidak bertapa dan bersemedi berhari-hari dan berbulan-bulan. Dia memiliki rasa amarah. Sebagai manusia dia melakukan kesalahan. Jadi ketika Allah menganjurkan manusia Pilihan ini untuk diikuti akhlak dan tabiatnya, itu adalah anjuran yang sangat logis. Sebab Rasul Pilihan ini adalah juga manusia. Dan sebaik-baik mahluk yang begitu sempurna mengikuti akhlak Alquran, siapa lagi kalau Bukan Baginda Rasul Muhammad?
Atau karena Baginda Rasul itu seorang Arab, jadi lu mau mencontoh peri-laku Megawati? Lu mau mencontoh Said Aqil Siradj? Mau nyontoh Mustofa Bisri yang dipuji-puji para Kafirun dan Munafiqun itu? Atau mau nyontoh Gun Romli dan Sahal AS yang Liberal itu? Yang penting bukan Arab? Begitu ya coyy?

Jadi banyak, bahkan sangat banyak ummah menjadikan Rasul Pilihan ini sebagai contoh kehidupan. Bukan karena ingin menjadi seperti Arab, tetapi karena begitulah anjuran Allah. Contoh paling sempurna ahlak Alquran itu, mahluknya adalah Baginda Rasul.
Memanjangkan Janggut itu adalah Sunnah Rasul, bukan karena ingin menjadi Arab. Meninggikan pakaian di atas mata kaki adalah Sunnah Rasul. Berpakaian sederhana, tidak berwarna-warni, adalah Sunnah Rasul. Tidak mengenakan sutra dan tidak mengenakan perhiasan bagi kaum laki-laki, mengenakan tutup kepala, menjaga kebersihan, itu semua Sunnah Rasul. Bukan ingin menjadi Arab. Itulah yang tidak dimengerti, atau pura-pura tidak dimengerti Para Liberalis itu.
Jadi sangat tidak relevan menyamakan Islam yang mengikuti Sunnah Rasul, dengan Hindu yang ingin menjadi orang India, seorang Kristen yg ingin menjadi orang Jahudi, seperti pidato politik Megawati yang sangat rasis itu.

Rasulnya orang Arab. Kitab Sucinya berbahasa Arab. Ritual utamanya Shalat 5 waktu, berbahasa Arab. Doa-doa paling dahsyat yg disunnahkan Rasul, berbahasa Arab. Lu berdoa boleh pake bahasa apapun. Namun gue, sebelum menutup doa dengan doa yg diajarkan Rasul, yg dalam bahasa Arab itu, belum afdol rasanya doa gue. Itu perasaan gue aja kali ya, kalo lu mau nutup doa lu dengan Bahasa Indonesia, juga tak apa-apa. Tapi Shalat dan Tilawah lu tidak mungkin tidak berbahasa Arab kan? Lu berhaji dan ber-Umroh, ya teteeepp lu mesti balik ke Haramain. Ke Arab. Lu mau berhaji ke NU? Ke Islam Nusantara? Dan para Liberalis itu mengajarkan kisah Nabi Ibrahin dalam berhaji itu dongeng. Lantas lu percaya saja ketika mereka bilang Islam Nusantara tak perlu Arab? Terus lu mau putus ke-Arab-an itu, karena tak suka Arab, dan lu mau ikut Megawati Shalat berbahasa Indonesia, karena ilmu agama lu sudah terlalu hebat? Begitu?

Jadi kecuali niat lu memang ingin menghancurkan Islam secara diam-diam dan "pura-pura bego", tetaplah berusaha menjauhkan Isam itu dari Arab. Karena lu Liberal dan lebih suka budaya Kebarat-baratan, daripada budaya yg keArab-Araban. Biar Islam jadi seperti Gereja Katolik, yang terputus dari sumbernya. Dan menjadi Agama yg lain. Bersumber dari Afrika Utara/Asia Tengah, namun pemimpinnya tak pernah berasal dari Asia dan Afrika. Terputus sama sekali. Menjadi sangat berbeda dari Rasulnya Isa. Secara penampilan dan ajaran. Hal yg justru ingin dihindari oleh Islam.

Dulu semasa kuliah, gue punya banyak teman yang kuliah di Arab dan Mesir. Cerdas-cerdas. Pinter-pinter. Ganteng-ganteng. Dan mereka serta orang-orang terdekat mereka sama sekali tidak takut kalo mereka akan menjadi seperti Arab. Ketika gue berkunjung ke sana, Umroh atau liburan, sering sekali mereka sarungan dan berkopiah. Penampilan sangat Indonesia. Berbaju koko seperti Betawi Abang Jakarte. Tidak sedikitpun ada niatan dalam sikap mereka ingin menjadi Arab. Meski mereka berbahasa Ane, Ente, Akhi... Tetap saja hati mereka Indonesia. Namun jangan ditanya bila mereka ingin menjadi seperti Rasul. Sangat jelas dalam sikap dan pola pikir mereka. Dan tetap saja, Rasul itu adalah Arab. Islam itu tak akan mungkin bisa diputuskan dari sumbernya. Arab. Kecuali lu ingin merusak Islam itu sendiri. Seperti yg dilakukan oleh Kemal Pasha di Turkiye. Meliberalkan Islam. Satu hal yg disesali Islam Turkiye bahkan Islam Dunia hingga kini. Dan Indonesia dengan Islam Nusantaranya ingin mengulangi kebodohan yg sama? Gue bangga menjadi Islam Indonesia, tapi gue tak merasa terganggu kalau Islam gue harus melekat kepada Arab. Sebab Islam dan Rasul gue, memang dari situlah adanya. Gue tak akan pernah bisa mendustai hal itu.

Kalo Islam lu masih Islam ecek-ecek, meski lu pernah jadi Presiden sekalipun, janganlah berbicara Agama. Kecuali niat politis lu memang ingin menghancurkan Islam.
Islam lu masih Islam klenik. Aliran kepercayaan dan agak-agak kejawen. Lu percaya sama dukun. Lu masih percaya bapak lu bisa mengirimkan wangsit dari langit. Shalat lu masih belang belentong, terus lu berbicara tentang Islam? Berbicara tentang ketertutupan logika agama? Siapa yang tidak bisa menerima perbedaan? Siapa?
Tak ada persoalan dalam Ulama Islam. Ulama yang berpenampilan seperti AA Gym, Ustadz Tengku Zulkarnaen, atau Habib Rizieq. Bersorban dan bergamis. Yg dituduh ke-Arab-Araban. Atau Ustadz seperti Salim A Filla, Yusuf Mansyur, Ma'ruf Amin, yg berbatik, berjas, dan berpeci. Tak ada masalah. Kenapa menjadi masalah bagi para Liberalis seperti Lu?

Seindah dan sebagus apapun kuburan bapak lu, percaya deh dihadapan Allah yg dinilai tetap amal-ibadahnya. Bersama para Malaikat, bisa jadi mendiang seorang babu di Papua, lebih mulia keberadaanya. Jangan bermimpi bapak lu tetap jadi bangsawan dan raja di alam kubur. Bapak lu sudah tak berdaya, menangis setiap saat memngharapkan doa dari anak-anak yang Sholeh dan Sholeha. Sebab percaya deh, sebagus apapun amal ibadahnya, namum bila anak-anaknya di dunia bergelimang syahwat, sejengkal kaki lima syurga adalah hal yang tak terbayangkan.
Percaya deh, bila lu percaya menerima wangsit dr bapak atau ibu lu, yg lu bilang dari langit itu, itu adalah Setan yg menyerupakan dirinya seperti Bapak atau Ibu lu. Sebab bila lu mengaku Islam, dan lu masih percaya segala klenik semacam itu, artinya lu percaya Bapak atau Ibu lu menjadi arwah gentayangan. Hidup diawang-awang, dan masih bisa "pake telpon hantu" berbicara sama elu. Kasihannya arwah orang tua lu itu.
Menangislah, dan mohonkan ampunlah pada Allah. Dalam setiap Shalat lu, bila lu memang percaya Islam. Doakan agar arwah bapa-ibu lu mendapatkan ketenangan dan Ridha Allah. Jangan percaya klenik, dan segala wangsit hantu biru merona belau. Islam tak pernah mengajarkan itu.
Dan dengan Islam klenik semacam itu, lu berbicara tentang ketertutupan logika, antara Islam dan Arab? Siapa luuuuu tanteeee.....

Dan dengan Islam seperti itu, beginilah kelas Partai yang dipimpinnya. Persis Partai Preman menantangin Ormas seperti FPI untuk berantem.



Gue jawab tantangan ini dengan benar. Seperti lagu latar postingan ini, dari Nelly Furtado "Say it Right", katakan dengan benar. Jangan malu-malu, atau sembunyi-sembunyi. Jangan berbicara tentang Arab, kalau sebenarnya lu ingin merusak Islam. Jangan membidik FPI, kalau sebenarnya lu ingin menjorokin Islam.
Jangan seperti lagu Nelly Furtado ini, teriak-teriak "Lu gak ada artinya buat gue, Lu bukan siapa-siapa"
"Eh...cwin, tapi ngomong-ngomong Lu mau liat my Pu**y gak? Kalo mau jangan pulang dulu ya cwin..."

Nah lhoooo.... Munafik gak tu gok? SAY IT RIGHT. Bilang yg bener, jangan pura-pura.
Jadi kalo PDI-P mau tau kekuatan Islam, silahkan aja coba-coba. Hina Islam secara frontal. Jangan pura-pura nantangin FPI. Jangan pura-pura menghina Arab. Tapi benernya tujuannya ke Islam.
Say it right. Katakan dengan bener cwwwiiinnn.....


Oh you don't mean nothing at all to me
No you don't mean nothing at all to me
But you got what it takes to set me free
Oh you could mean everything to me

From my hands, I could give you something that I made
From my mouth, I could sing you another brick that I laid
From my body, I could show you a place God knows (My Hello Kitty alias my Pu**y ya cwiinn..)
You should know the space (my Pu**y) is holy
Do you really want to go?








Sunday, January 8, 2017

THAT STUPID "MESSIAH", STILL THINKS HE'S DOING A GREAT JOB FOR HIS PEOPLE... OUWH BROTHER!!!




Gue sdh tdk pernah berharap lagi pada rezim yg kerjanya cuma bisa bacot dan menipu ini.
Situasi susah, rakyat yang disuruh nanggung, mereka asik berutang.
Saling lempar tanggung jawab mengenai kenaikan Pajak Kendaraan. Antara Kemenkeu, POLRI, dan Presiden.
Aneh bin ajaib, Presiden pilihan rakyat kecil itu seperti tidak pernah tahu apa2 soal kebijakan di bawah koordinasinya. Memalukan sekali. Ngapain saja tuh kerjanya?

Ajib bingitz dah ah. BBM naik, PLN naik, segala-galanya naik. Tega banget sih lo Nabi cebonger? Apalagi yg akan lu paksa rakyat untuk menanggungnya?
Kalo soal Tahta mu.... Wuuuiihhh hebat banget lu bekerja, sampe terkencing-kencing itu KAPOLRI lu buat. Issue makar yang tak jelas dan rawan fitnah itu menggelembung kemana-mana. Hebat banget reaksimu. Tapi bertemu kesulitan keuangan, lu langsung menghantam rakyat tanpa berkedip. Entah terbuat apa hatimu. Culas, penuh tipu, kejam, dan tanpa belas kasihan

Lu koar-koar menyuruh POLRI membersihkan sosial media dari "Cyber Army" yg katamu merongrong pemerintahanmu. Tapi taukah kamu Nabi yg mulia, pendukung lu justru yg memiliki "Cyber Army" besar. SEMUA orang tau itu. DARI DULU!!! Entah berapa dana yg lu gelontorkan buat mendukung gerakan mereka.
Kenapa mereka tak pernah lu sasar? Kenapa cuma kelompok yg kritis yg lu simpulkan makar? Terutama kelompok Islam. Kenapa? Biar maksudnya info itu cuma jadi satu arah? Dari pihak lu saja? Sehingga lu bebas melakukan apa saja. Memerintah tanpa hati nurani bapak NABI???

Dari awal lu di pilih, lu digembar-gembornkan Messiah yg ditunggu-tunggu. Juru selamat Bangsa Indonesia. Dipuji setinggi langit. Akan membangun tonggak demokrasi, ekonomi, hukum, de-el-el....
Ternyata Bullshit semua. SOMETHING TOO GOOD TO BE TRUE, ALWAYS IT IS. Tapi sangat banyak manusia terkecoh dengan pencitraan super hebat itu, jadilah engkau Nabi tanpa kapasitas. Akhirnya beginilah jadinya.

Gue tidak bisa memperkirakan kalao rakyat kecil terus-terusan didzalimi seperti ini, berapa lama mereka akan kuat bertahan. Kenapa mereka terus2an yg dihajar tuan Nabi? Gue yakin, gue bisa bersabar dan pasti survive. Namun gue tak akan pernah bisa memaafkan orang2 tak berperi emanusiaan, yg dulu beramai-ramai mendorong lu jadi Nabi. Meski gue yakin mereka juga tau diri lu tak seperti yg mereka koar2 kan. Namun demi kepentingan sejengkal, mereka rela mengorbankan masa depan Negara ini.

Berhenti berharap pada manusia. Berharaplah hanya pada ALLAH saja. Tutup bukumu untuk Rezim penipu ini. Mereka tak perduli pada kita, jangan perdulikan mereka.....



Wednesday, December 14, 2016

BEHIND THE SCENE === SINETRON "CINTA ANTARA BABI & ULAR" == ENTAH SIAPA BABI SIAPA ULAR ==




Sinetron untuk menyambut pergantian tahun. "CINTA ANTARA BABI & ULAR".
Laki atau perempuannya nya yg Babi atau Ular, gak jelas....
Yg bercerita tentang keluarga yang isinya PENIPU semua... Kakakakakaa....
Penipuan yg tengah viral di Internet.
Seperti kata mas Mustofa Nahra @TofaLemonn, "Ahok itu, jujur saja gua gak percaya, apa lagi bohong"..... Kuakakakakaka.... Sinetrooonn semuaaaa. Sampe sesodara-sodara angkatnya... Kakakaka...
Mendadak Jilbab, medadak mewek.... Sinetron abeeeeezzz ponkonyalahhh.....
Ini poster iklan sinetronnya... Bagus yaaa cciiinnn..... Kekekekeke...



Dan ini cuplikan lirik lagu latarnya, soun tracknya...

Work...!!
(Supermodel)
You better work it, girl..!!
(Of the world )
Wet your lips and make love to the camera
Work, turn to the left
Work, now turn to the right
Work, sashay, shante
Work, turn to the left
Work, now turn to the right


Kesiiiiaaannnn dduuuwweehhhh.....







Tuesday, December 13, 2016

WHEN THE GOING GETS THOUGH, THE THOUGH GET CRYING....OWMEGOOUUWWDD...




Marreee..marreeee... semuwwaaa... dangdut kita bareng tante Rita Sugiarto.... Marreeee..

Rrrrrrrrr..... angkat jempolnya, goyang pinggulnyaaaa...

Yuuuuuu maaaanngggg.... Taarrreeekkkk mmmaaaassss.......


Buaya,.... buaya itu binatang melata
Terkenal karena kelicikannya
Dia pandai mengelabui massa
Diam-diam tetapi berbahaya

Dia selalu berpura-pura
Apabila ada maunya
Macam-macam tipu-dayanya
Begitulah sifat buaya
Buaya.......

Kini kita melihat, Banyak buaya naik ke darat
Awas hati-hatilah, Buaya darat lebih bahaya
Memang bentuknya seperti manusia
Tapi sifat-sifatnya na’udzubillah....

Buaya,.... buaya, hai air mata buaya
Itu lambang suka berpura-pura
Banyak manusia jadi buaya
Dalam cara-cara kehidupannya

Apabila Anda berjumpa
Hindarilah dan jauhilah
Hati-hati dan waspadalah
Jangan sampai kau terpedaya
Buaya.......


Ada yg tersinggung, eehhh salllaahh... cekakakcekikikkcekukukkk...




Sunday, December 11, 2016

BOOKS OF TERRORIST == SALAH ITU BOMBNYA COY, YG BENER ITU BEGINI....==




DAG...DIG...DUG...DEG...DUUUEERRROORRR...!!!!



Hebat dah loe terrorist.
Anyep...anyep dah lho yg terkena asapnya cooyyy....





++ SEDIKIT TAMBAHAN ++




Maaf, ada ikhwan kita dari Surabaya yang protes, karena Mesjidnya kelewatan... Kekekeke...

Masid Raya Al-Falah, Darmo, Surabaya

Katanya dia juga Vampire, dan Masjidnya juga rame #SUBUHBERJAMAAH1212. Jangan pura-pura dilewatkan. Su'udon benget sik. Iyaaaa maapppp kelupaan... Namanya juga manusia. Khilap dan pelupa.
Tapi tetep ya prend. Bandung juaranya. Hikss... sedih kita... Kekekekeke..

Sayang kita tidak punya teman di Yogya, denger-denger Masjid Jogokariyan juga asyik Subuhnya hari ini. Biasanya Jogokariyan subuhnya selalu asyik memang kan?
Ada yg tau laporannya kah? Kangen nih sama Ustadz Salim A Fillah.... Apa khabarnya beliau?




##SUBUHBERJAMAAH1212##




Tadi gue dan teman-teman gue, yg di Medan, Bandung, dan Surabaya, saling ledek dan menyombongkan kehebatan Masjid masing-masing dalam kegiatan #Subuhberjamaah1212. Saling membandingkan.

Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakpus.
Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jaksel.
Masjid Raya Pondok Indah, Kebayoran lama, Jaksel.
Masjid Raya Al-Mashun, Istana Maimoon, Medan
Masjid Pusdai, Cihaur Geulis, Bandung
Masjid Agung Al-Akbar, Jambangan, Surabaya

Supaya adil, harus ada jurinya kan? Setelah dicek secara on-line, harus diakui, Bandung tetap juaranya. Iyaaa deehhhh.... Bandung teteup ya prennd. Berbanggalah soal amalanmu... Bravo bandung!!

Kalau Ulama bersatu, tidak pecah belah saling gontog-gontog-an, inilah hasilnya. Ummat pun bersatu. Betapa indahnya....

Sohib-sohib yg di Jakarta, sehabis ikutan jamaah subuh, yg di Sunda Kelapa, sarapan bareng, bubur ayam ke Kejaksaan. Yg di Al-Azhar, sarapan sisa buryam ke Senopati. Yg di Pondok Indah, sisa buryam di Radio Dalam... Asiknyaaaaaa. Pengunjung laen, pada larak-lirik, manusia-masusia ganteng-ganteng dan cantik-cantik turun dari mobil-mobil cantik, berbaju gamis dan hijab... riuh rumpi kayak abege habis Unas. KKakakakakka....
Kapan lagi subuh bareng-bareng kan? Semoga subuh seperti ini, rame tumpah ruah, sampe Mesjid luber ke jalanan, tidak hanya hari ini saja. Tapi selamanya. Amiinnn ya Allah.

Ulama dan Ummat, bersatulah... Sebab itulah kekuatan Islam sesungguhnya. ALLAHU AKBAR...!!!



BOOKS OF TERRORIST : A STORY TO TELL... HELL YEAAHH..!!!



BIM...BAM...BUM...BEM... BOMB.......

DDUUUAAARRRRR......!!!!



Jok, Jok,... Ngomong-ngomong si Penista Agama itu, kapan ditangkap n diborgol yak Jok?
Lelet benerrrr yaaakkk...???